ASN di Sumenep Diminta Hentikan Kegiatan saat Azan dan Langsung Salat

Mohammad Arief Hidayat, Nur Faishal (Surabaya)
·Bacaan 1 menit

VIVA – Bupati Sumenep Ahmad Fauzi mengeluarkan imbauan salat tepat waktu yang ditujukan kepada aparatur sipil Negara (ASN) yang beragama Islam di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, Madura, Jawa Timur. Para ASN yang Muslim diminta menghentikan aktivitas sementara ketika azan berkumandang dan segera melaksanakan salat wajib.

Surat imbauan itu bernomor 800/525.203.2/2021 tertanggal 31 Maret 2021 yang ditandantangi Bupati Sumenep Ahmad Fauzi. Dalam surat disebutkan bahwa imbauan dikeluarkan dalam rangka meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah terutama dalam melaksanakan salat fardu.

“Maka diimbau kepada seluruh ASN yang beragama Islam di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumenep, ketika suara azan berkumandang agar menghentikan sementara segala bentuk aktivitas kerja termasuk kegiatan rapat untuk melaksanakan salat fardu,” demikian bunyi surat imbauan itu.

Ahmad Fauzi membenarkan ketika dikonfirmasi soal surat imbauan itu. Edaran serupa sudah dikeluarkan Fauzi yang ditujukan kepada selain ASN, yakni masyarakat umum, termasuk perusahaan swasta, sekolah, BUMD, TNI dan Polri serta kalangan komunitas pribadi.

Politikus PDIP itu mengatakan, edaran tersebut menjadi salah satu ikhtiarnya untuk menjadikan Sumenep makin baik. Guna mencapai tujuan itu, diperlukan empat hal yang harus dilakukan bersama-sama oleh para ASN, yakni ikhtiar, spritual, rituan, dan qonaah.

"Empat hal ini kami pandang penting untuk dilakukan bersama-sama. Karena, kami yakin, jika empat hal itu bisa kita maksimalkan, Insyaallah Sumenep akan lebih baik," kata Fauzi pada Kamis, 1 April 2021.

Imbauan itu direspons positif oleh banyak pihak di Kabupaten Sumenep, di antaranya oleh Pengasuh Pondok Pesantren Hidayatul Ulum Utara, Qusyairi Zaini. “Ini edaran yang sangat positif dan akan menumbuhkan nuansa religius, suasana santri dan pesantren semakin terasa di Kabupaten Sumenep kita tercinta ini. Edaran itu bagus," ujarnya.