Asosiasi Pelatih Indonesia Bongkar Borok Shin Tae-yong

Riki Ilham Rafles

VIVA – Ketua Asosiasi Pelatih Sepakbola Seluruh Indonesia (APSSI), Yeyen Tumena membuka borok Shin Tae-yong yang pernah menyingkirkan Danurwindo sebagai Direktur Teknik PSSI. Tanpa ragu dia menyebut juru taktik asal Korea Selatan itu sulit percaya kepada orang asing.

Yeyen menganggap sejak awal kedatangannya, Tae-yong sudah tidak menunjukkan itikad baik. Tapi, sikapnya juga aneh karena kerap berubah-ubah.

(Baca juga: Usai Indra Sjafri, Giliran Asosiasi Pelatih Kritik Shin Tae-yong)

"Saya melihat dari sisi etika, sejak awal kedatangan STY sudah tidak baik. Mungkin dia tipe pria yang sulit percaya pada orang asing di luar rekan se-negara," kata Yeyen dalam keterangan tertulisnya. 

"Begitu datang, STY menyingkirkan Danurwindo dari Dirtek PSSI. Tapi, tiga hari kemudian duduk lagi bersama Danurwindo untuk membicarakan programnya. Terlihat tidak elok," imbuhnya.

Danurwindo sebagai salah satu pelatih senior di Indonesia memang lama menjabat sebagai Dirtek PSSI. Dia lalu digantikan oleh Indra Sjafri yang kini berpolemik dengan Tae-yong.

Belakangan Tae-yong bersikap lantang dalam mengkritik PSSI. Dia membuka semua keluhannya saat wawancara dengan media massa Korea Selatan.

(Baca juga: Ribut dengan Shin Tae-yong, Apa Saja Prestasi Indra Sjafri di Timnas?)

Menurut Yeyen, sikap tersebut tidak elok. Padahal Tae-yong bekerja untuk PSSI, dan sudah seharusnya tidak banyak bicara di luar.

"Tak sebaiknya STY mengumbar emosi lewat media massa, ingat, saat ini dia bekerja untuk PSSI. Ada etika bekerja antara pemberi kerja dan penerima kerja," tutur Yeyen.