Asosiasi Pelayanan Indonesia Usulkan 21 Januari Sebagai Hari Indonesia Melayani

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Asosiasi Service Quality Indonesia (ASQI) mengusulkan kepada pemerintah untuk menetapkan tanggal 21 Januari setiap tahun, sebagai Hari Indonesia Melayani.

Cepatnya reaksi publik terhadap buruknya pelayanan yang kerap diumbar di media sosial saat ini, harus menjadi perhatian semua pihak, terutama pemerintah.

Ketua Umum Nasional ASQI Ahmad Arwani,mengatakan, periode revolusi industri 4.0 yang tengah berlangsung saat ini menimbulkan perubahan secara cepat di hampir semua aspek kehidupan.

“Saat ini begitu mudahnya masyarakat menumpahkan kekesalan buruknya pelayanan publik di media sosial termasuk pelayanan pelanggan,” ujar dia, Sabtu (15/1/2022).

Menurutnya, tantangan era kemajuan digitalisasi saat ini harus menjadi perhatian semua pihak mulai kalangan dunia usaha, birokrasi hingga organisasi di Indonesia, untuk menerapkan standar kualitas pelayanan pelanggan.

“Tentu harus berdasarkan pencapaian indeks kepuasan konsumen sehingga diketahui standar acuannya,” kata dia.

Ia menilai peningkatan pelayanan publik yang optimal, menjadi salah satu indikator kemajuan sebuah negara. “Kondisi ini tentu saja memberikan competitive advantage bagi negara tersebut,” ujar dia.

Untuk itu, ASQI didukung perusahaan terkemuka lembaga keuangan tanah air, berusaha mengajukan tanggal 21 Januari, sebagai Hari Indonesia melayani.

“Kami akan meminta pak Presiden Joko Widodo untuk menjadi Keynote Speech di acara Webinar Nasional Pembahasan Hari Indonesia Melayani tanggal 21-22 Januari 2022 mendatang,” kata dia.

Tidak hanya itu, untuk meningkatkan kualitas pelayanan publik, ASQI ujar Arwani, secara konsisten menggelar kegiatan webinar peningkatan kualitas layanan, yang dilaksanakan setiap bulan sejak Agustus tahun lalu.

“Tercatat jumlah peserta dari pelaku usaha, birokrasi dan organisasi jumlahnya sudah mencapai 3000 peserta,” tambanya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Undang Presiden Jokowi

Tantangan era kemajuan digitalisasi saat ini harus menjadi perhatian semua pihak mulai kalangan dunia usaha, birokrasi hingga organisasi di Indonesia, untuk menerapkan standar kualitas pelayanan pelanggan. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)
Tantangan era kemajuan digitalisasi saat ini harus menjadi perhatian semua pihak mulai kalangan dunia usaha, birokrasi hingga organisasi di Indonesia, untuk menerapkan standar kualitas pelayanan pelanggan. (Liputan6.com/Jayadi Supriadin)

Rencananya, hadir dalam kegiatan Webinar Nasional Pembahasan Hari Indonesia Melayani tanggal 21-22 Januari 2022 mendatang, antara lain Deputi Bidang SDM Aparatur Kementerian PANRB Dr Alex Denni, Dirjen Bina Administrasi Kewilayahan Dr Drs Safrizal ZA MSi, Wadirut BCA Ahmad . W, Hartono, Rizal Badudu, Chairman of Seering Commitee ASQI.

Beberapa perusahaan seperti Gramedia, JNE, Paxel, BPJS Kesehatan, Bank Ganesha, Bank Kebhana, Bank Sinarmas siap ikut ambil bagian dalam kegiatan tersebut.

Mereka sengaja mengirimkan perwakilan para satpam, office boy cleaning service driver, Kurir, dan lainnya, sebagai garda terdepan memberikan pelayanan bagi publik.

“Peserta webiner akan dibekali materi SKKNI 183/2016 tentang Memberikan Pelayanan Kepada Pelanggan dan materi SKKNI 170/2016 tentang Menangani Keluhan Pelanggan,” kata dia.

Rencananya puncak acara akan dimeriahkan dengan pengukuhan pengurus ASQI, Special “Talkshow”, Webinar Akbar yang diikuti 10.000 peserta , MoU ASQI-GIPI, Grand Launching Buku “Anthology Service Quality Indonesia”, Virtual Entertainment dan Pengumuman Pemenang Tiktok.

“Kami juga berikan hadiah kepada peserta sekaligus sertifikat kegiatan,” ujar dia.

Saksikan Video Pilihan Ini:

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel