Asosiasi perancang busana cari model untuk Fashion Week 2023

Ketua Umum APPMI (Asosiasi Perancang Pengusaha Mode Indonesia) Poppy Dharsono mengatakan bahwa festival busana Indonesian Fashion Week 2023 sedang mengadakan pra-event pertama bertajuk #RoadtoIFW2023 untuk mencari model fashion dari kalangan pria maupun wanita, sebelum gelaran utama yang diselenggarakan pada Februari 2023.

"Kami ingin mencari ikon model yang mana tiga male model dan tiga female model yang akan kami jadikan ikon untuk semua keperluan, " kata Poppy Dharsono saat dijumpai ANTARA di Jakarta Selatan, Kamis.

"Dan dengan adanya kontrak dengan mereka, mereka nantinya punya jam terbang yang diperhitungkan oleh dunia fashion," imbuhnya.

Dalam perhelatan Indonesian Fashion Week 2023, beberapa wilayah di Indonesia seperti Gorontalo, NTT, NTB dan beberapa daerah lainnya akan terlibat untuk mempromosikan desain fesyen melalui karya-karya binaan APPMI bersama Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) dengan anggota binaan meliputi desainer, pengrajin tekstil, maupun kerajinan lainnya.

Pada gelaran pre-event itu, akan ada 5 juri untuk memilih 6 model ikon di antaranya adalah Poppy Dharsono, Musa Widyatmojo, Jacky Suharto, Ajeng Svastiari, dan Leksi. Para juri tersebut akan memilih 6 model terbaik dari 100 peserta audisi.

"Nanti juri yang akan menilai berdasarkan kepercayaan dirinya, bagaimana mereka membawa dirinya, fotogenik, cara berjalan, dan lainnya" jelas Poppy.

Setelah pre-event ini usai, akan ada beberapa pre-event lainnya sebelum menuju ke acara utama di bulan Februari 2023 mendatang. Diantaranya adalah kompetisi desainer muda, pengambilan foto dan video kampanye IFW 2023, roadshow dan mini trunkshow.

"Tentunya kita ingin tahun 2023 nanti lebih baik dari kesuksesan tahun-tahun sebelumnya. Bahkan lebih baik dari tahun 2019 yang mana pengunjung mencapai 126 ribu selama 5 hari," ujar Poppy.

"Besar harapan kami agar perhelatan satu dekade Indonesian Fashion Week 2023 akan menjadi warna yang indah bagi perkembangan industri fashion Indonesia yang berbasis kekayaan khasanah budaya bangsa," tutup Poppy.

Baca juga: Teten: Ajang IFW 2022 punya misi bangun pondasi industri fesyen RI

Baca juga: Jakarta Muslim Fashion Week semarakkan TEI ke-37

Baca juga: Angkat tema inklusi, Indonesia Women's Forum 2019 digelar