Asosiasi REI ungkap kebangkitan sektor properti 2021

M Razi Rahman
·Bacaan 1 menit

Asosiasi Real Estate Indonesia (REI) mengungkapkan terdapat sejumlah peluang yang dapat menggairahkan kembali kebangkitan industri properti pada tahun 2021.

"Peluangnya (pertama) adalah bapak Presiden Joko Widodo sudah menyatakan bahwa akan dilakukan vaksinasi COVID-19 secara gratis untuk 182 juta penduduk. Ini kabar baik bagi kita semua," Wakil Ketua Umum REI Hari Ganie dalam seminar daring di Jakarta, Selasa.

Selain itu, Hari menambahkan bahwa peluang lainnya adalah pembangunan infrastruktur meningkat sekitar 47 persen, di mana pembangunan infrastruktur masa pandemi dan kondisi resesi saat ini tidak berhenti namun terus bergulir.
Baca juga: Pengembang properti diminta bantu pemulihan ekonomi nasional

Sejumlah kebijakan di sektor properti, lanjutnya, turut membuka peluang kebangkitan sektor properti di tahun 2021, seperti pemulihan ekonomi dengan adanya penurunan suku bunga Bank Indonesia BI7DRR 3,75 persen.

Kemudian, penurunan suku bunga KPR/KPA dan kenaikan kredit properti, anggaran FLPP rumah subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah (MBR) meningkat, dan relaksasi properti menengah atas.

Peluang lainnya, ujar dia, yakni pemulihan daya beli pencari rumah pertama dan investor, kemudian pasokan pengembang perumahan mengalami peningkatan lewat produk atau klaster baru perumahan.
Baca juga: Konsultan properti harapkan hasil positif dari Omnibus Law

Wakil Ketua Umum REI itu juga berharap implementasi UU Cipta Kerja melalui sejumlah peraturan pemerintah dan peraturan presiden yang pro duni usaha, bisa jadi peluang untuk membangkitkan sektor properti.

Kendati demikian, Hari Ganie juga mengungkapkan sejumlah tantangan yang kemungkinan dihadapi pasar properti pada 2021, seperti pandemi yang tidak tertangani dan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Masih terdapat bayang-bayang resesi ekonomi sampai dengan perubahan gaya hidup konsumen dalam mencari rumah juga diperkirakan dapat menjadi tantangan sektor properti di tahun 2021.

Baca juga: Pemulihan kinerja properti pusat perbelanjaan Jakarta mulai 2021
Baca juga: Konsultan ingatkan sektor properti cerminkan pertumbuhan ekonomi