Astaga, Sepasang Anak Muda Coret Lukisan Senilai Rp7,3 Miliar

Daurina Lestari
·Bacaan 1 menit

VIVA – Sepasang anak muda merusak karya seni senilai US$500.000 atau setara Rp7,3 miliar yang dipamerkan di Korea Selatan bulan lalu. Mereka mengambil kaleng dan kuas di dekat lukisan dan mengoleskan cat pada karya seni tersebut.

Rekaman CCTV merekam momen ketika pria dan wanita itu mulai memercikkan cat pada grafiti itu di Lotte World Mall Seoul, 28 Maret lalu. Staf pameran mengatakan pasangan itu memulaskan, memerciki dan menggosok cat menyebabkan kerusakan parah pada karya seni seukuran dinding itu.

"Mereka mengira diizinkan melakukan itu sebagai seni partisipatif, dan membuat kesalahan," kata Kang Wook, Kepala Street Noise exhibition di Lotte World Mall, kepada Reuters seperti dilansir Global News, Kamis 8 April 2021.

Karya itu adalah karya seni yang berharga dari seniman grafiti Amerika Serikat, JonOne, yang membuatnya di hadapan langsung penonton di Seoul pada 2016. Karya seni itu kemudian dipamerkan dengan kaleng cat dan kuas yang disusun di dekatnya.

Polisi mengamati rekaman CCTV dan menangkap pasangan itu tak lama setelah mereka merusak grafiti. Mereka kemudian dibebaskan tanpa dakwaan setelah pihak galeri menerima penjelasan jujur mereka bahwa itu adalah kesalahan.

"Kami saat ini sedang berdiskusi dengan sang artis tentang apakah akan memulihkannya," kata Kang.

Sejak itu, galeri telah menambahkan tanda tulisan di lukisan: "Jangan sentuh."

Ini bukan pertama kalinya pengunjung galeri yang ceroboh merusak sebuah karya seni di depan kamera. Pada 2015, seorang anak sekolah di Taiwan secara tidak sengaja tersandung dan membuat lubang pada lukisan senilai US$1,5 juta yang dia gunakan untuk mencegah jatuhnya.