Astagfirullah, Ini Musibah Bagi Orang Dzolim

Donny Adhiyasa
·Bacaan 2 menit

VIVA – Allah SWT sangat menyukai hamba yang gemar berdoa kepada-Nya. Sebab saat berdoa, manusia akan menyadari kelemahan diri, sehingga ia selalu merasa butuh kepada Sang Maha Pencipta.

Allah SWT memang mendengar permohonan hambanya, namun tidak semua doa dapat dikabulkan. Ada syarat-syarat tertentu yang harus dipenuhi agar doa dapat diijabah. Akan tetapi, ada beberapa golongan yang doanya mustajab.

Dalam video yang diunggah pada 23 Juni 2018 pada konten video channel YouTube Al-Bahjah TV, Buya Yahya mengatakan, waspadalah dalam hidup, jangan pernah berbuat dzolim kepada sesama, niscaya tidak ada lagi hijab antara dia dengan Allah sehingga doanya terkabulkan.

"Tiga doa yang akan dikabul oleh Allah dan tidak perlu diragukan lagi yaitu imam adil, orang puasa saat berbuka dan doa orang yang terzalimi, doanya akan diangkat di atas awan dan pintu-pintu langit akan dibukakan. Yang bicara ini bukan kami, tapi yang bersabda baginda Nabi yang tidak berucap kecuali wahyu," kata Buya Yahya.

Adapun doa yang dimaksud adalah doa yang dipanjatkan orang yang didzolimi kepada orang yang mendzoliminya.

"Kalo orang paham ketika ia berbuat dzolim kepada saudaranya, sebutulnya dia itu akan hancur. Ketika orang tersebut merasa terdzolimi, dan seketika itu langsung mengutuk dengan doa-doa yang jelek, maka ketahuilah akan Allah turunkan bencana besar kepada orang yang berbuat dzolim sesuai dengan doa yang dipanjatkan oleh orang yang terdzolimi tersebut," ucap Buya Yahya.

Jadi, berhati-hatilah dalam hidup, jangan kita berbuat dzolim kepada siapapun sebab itu akan mengundang bahaya besar untukmu.

"Jadi hancur. makanya waspada dalam hidup, jangan berbuat dzolim kepada sesama, kepada saudara, kepada bawahan, kepada siapapun yang bersama kita kedzoliman da'watul mazlum doanya orang yang di dzolimi. tidak ada hijab antara dia dengan Allah," ucap Buya.

"Tentu jika kita diharuskan memilih antara berbuat dzolim dan yang di dzolimi, kita pasti memilih yang di dzolimi. Karena dzolim itu sungguh dilakukan oleh orang-orang yang keras hati dan tentu pahala kita akan berkurang besar," tambahnya.

Buya Yahya pun menjelaskan bermacam tingkat kedzoliman, baik itu yang dilakukan kepada orang tuanya, maupun kepada orang lain.

"Tingkat kedzoliman itu bermacam-macam, dzolim kepada ibunda, ayahandanya, durhaka kepada orangtua. Kalau berbakti kepada orang tua, adalah surga tertinggi, dan durhaka kepadanya adalah neraka paling dalam," tutup Buya Yahya.
Laporan: Prima Nadia Rahayu