Aston Martin Bakal Dampingi Mercedes Sediakan Safety Car F1 2021

Jonathan Noble
·Bacaan 3 menit

Mercedes-Benz dipercaya Federasi Automobil Internasional (FIA) untuk menyediakan mobil untuk safety car F1 sejak 1996.

Dalam 25 tahun terakhir itu, tidak kurang 11 jenis mobil Mercedes silih berganti menjadi safety car F1, mulai Mercedes C36 AMG sampai Mercedes-AMG GT R yang bertugas sejak 2018 hingga sekarang.

Mercedes hingga saat ini masih komit untuk menyediakan safety car F1. Namun demikian, sejumlah sumber menyebut bakal adanya revisi untuk musim 2021, saat Concorde Agreement yang baru diberlakukan.

Belum ada keputusan final soal hal ini. Tetapi, sejumlah sumber mengungkapkan bila Mercedes akan mengurangi perannya dengan tidak lagi menjadi pemasok tunggal safety car F1.

Baca Juga:

Ini Respons Direktur Balap F1 terhadap Kritik Vettel Sayap Depan, Masalah Utama Verstappen pada GP Turki Brawn: Sebuah Tragedi jika Perez Tinggalkan F1

Tidak hanya safety car, posisi Mercedes yang juga menyuplai mobil untuk dokter dan tim medis F1 (F1 medical car). Kabarnya, untuk safety car, revisi kesepakatan baru nanti mewajibkan Mercedes berbagi tugas safety car F1 dengan Aston Martin.

Bila kesepakatan terjadi, kemungkinan para pencinta dan pelaku F1 akan melihat dua jenis safety car berbeda bertugas bergantian di setiap lomba. Pembagian tugas ini selain bisa mengurangi beban finansial juga diharapkan sesuai dengan rencana penyelenggara untuk mengembangkan jumlah lomba F1 menjadi 23.

Hubungan Mercedes dan Aston Martin semakin dekat dalam 12 bulan terakhir. Tidak hanya berbagi saham, pabrikan asal Jerman dan Inggris itu juga sepakat untuk bekerja sama lebih erat dalam pengembangan teknologi.

Belum lama ini Mercedes juga dikabarkan menambah jumlah saham kepemilikannya di Aston Martin menjadi 20 persen. Mercedes juga siap memberikan akses lebih luas kepada Aston Martin untuk mendapatkan data teknis terkait power train dan sistem elektronik.

Seperti diketahui, tahun depan Aston Martin akan turun di F1 seperti tim pabrikan (works team). Adalah Tim BWT Racing Point yang musim depan akan berganti nama Aston Martin mulai F1 2021.

Prinsipal dan CEO Tim Mercedes-AMG Petronas, Toto Wolff, secara pribadi juga memiliki saham di Aston Martin. Ia juga sahabat baik Lawrence Stroll, pemilik Aston Martin yang saat ini menjalankan Tim Racing Point.

Stroll rencananya akan menggunakan keuntungan dari F1 dan olahraga balap lainnya untuk membantu penjualan Aston Martin. Beberapa tahun terakhir, penjualan Aston Martin memang sangat buruk.

Mercedes yang dipakai untuk safety car F1 saat ini merupakan mobil sport tercepat di dunia setelah di-upgrade dari versi 2018.

Mercedes-AMG GT R mengusung mesin 4.0 liter (4.000 cc) V8 twin-turbo yang mampu menyemburkan tenaga 585 daya kuda (dk). Konsumsi bahan bakar GT R ini adalah 12,4 liter/100 km.

Top speed Mercedes-AMG GT R yang selalu dikemudikan Bernd Maylander ini mampu menembus 198 mil/jam (sekira 318 km/jam). Untuk akselerasi 0-100 km/jam, GT R hanya butuh 3,6 detik!

Sementara, medical car F1 saat ini menggunakan Mercedes AMG C63 S Estate. Mesin 4.0 liter V8 yang dipakainya mampu mengeluarkan power hingga 510 dk dengan torsi 700 Nm yang semua disalurkan ke roda belakang.

Mobil yang biasa dikemudikan oleh Alan van der Merwe ini memiliki akselerasi 0-100 km/jam hanya 4,1 detik dengan top speed mencapai 290 km/jam.