Astra Agro Lestari Cetak Laba Bersih Tumbuh 150 Persen hingga Kuartal III 2021

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - - Pendapatan PT Astra Agro Lestari Tbk mencapai Rp18,01 triliun hingga kuartal III 2021. Realisasi pendapatan tersebut naik 35,21 persen dibandingkan periode yang sama tahun lalu.

Dilansir keterbukaan informasi Bursa Efek Indonesia (BEI), ditulis Jumat (29/10/2021), emiten berkode AALI ini hanya mampu mengukuhkan Rp13,32 triliun pada periode sama tahun lalu.

Peningkatan yang terjadi sejalan dengan kenaikan laba yang diatribusikan kepada pemilik perusahaan sebesar Rp1,46 triliun. Naik 150,62 persen, hingga kuartal III tahun lalu laba yang diatribusikan kepada pemilik perusahaan hanya mampu mengukuhkan angka Rp582,54 miliar.

Selain itu, laba bruto Astra Agro Lestari melonjak menjadi Rp3,6 triliun selama sembilan bulan pertama 2021 dari periode sama tahun sebelumnya Rp1,9 triliun. Kenaikan juga terjadi pada liabilitas perusahaan. Bila akhir tahun lalu hanya mampu mengukuhkan Rp8,53 triliun, kuartal III tahun ini berhasil mencatatkan Rp9,11 triliun.

Terlihat liabilitas jangka panjang berada di angka Rp6,68 triliun, sedangkan jangka pendek Rp2,42 triliun. Sedangkan ekuitas perusahaan berada di angka Rp20,57 triliun. Jumlah tersebut juga mengalami peningkatan dibandingkan akhir tahun lalu yakni Rp19,24 triliun.

Jumlah aset yang dimiliki perusahaan saat ini mencapai Rp29,69 triliun, meningkat dari akhir tahun lalu yakni Rp27,78 triliun. Jumlah ini terdiri dari aset lancar sebesar Rp8,95 triliun dan aset tidak lancar Rp20,74 triliun.

Dalam keterangan tertulis PT Astra International Tbk, PT Astra Agro Lestari Tbk mencatatkan kenaikan laba bersih seiring peningkatan harga minyak kelapa sawit. Harga minyak kelapa sawit naik 31 persen menjadi Rp 10.699 per kilogram. Volume penjualan minyak kelapa sawit dan produk turunannya stabil sebesar 1,5 juta ton.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gerak Saham AALI

Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Pengunjung melintas di papan elektronik yang menampilkan pergerakan Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Jakarta, Rabu (15/4/2020). Pergerakan IHSG berakhir turun tajam 1,71% atau 80,59 poin ke level 4.625,9 pada perdagangan hari ini. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pada penutupan perdagangan Jumat, 29 Oktober 2021, saham AALI melonjak 6,98 persen ke posisi Rp 10.725 per saham. Saham AALI dibuka naik 75 poin ke posisi Rp 10.100 per saham.

Saham AALI berada di level tertinggi Rp 10.775 dan terendah Rp 10.050 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.825 kali dengan volume perdagangan 78.381. Nilai transaksi Rp 82,4 miliar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel