Astra International Realisasikan Belanja Modal Rp 3,7 Triliun hingga Semester I 2021

Liputan6.com, Jakarta - PT Astra International Tbk (ASII) telah merealisasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp 3,7 triliun hingga semester I 2021.

Presiden Direktur Astra International, Djony Bunarto Tjondro mengungkapkan, untuk tahun ini Perseroan siapkan belanja modal hingga Rp 12 triliun. Naik sekitar 50 persen dari realisasi belanja modal tahun lalu sebesar Rp 8 triliun.

"Sampai dengan Juni yang sudah terealisasi tahun ini sampai dengan Juni adalah sekitar Rp 3,7 triliun,” kata dia dalam public expose live, Kamis (9/9/2021).

Sementara untuk belanja modal Perseroan tahun depan, Djony mengatakan manajemen kini tengah menyusunnya.

Berdasarkan catatan Liputan6.com, alokasi belanja modal Perseroan sebagian besar merupakan belanja modal rutin yang dilakukan setiap tahun.

Seperti pembelian alat berat di divisi alat berat dan pertambangan. Porsi dari divisi ini bisa mencapai sekitar 40 hingga 45 persen dari total belanja modal. Sementara sisanya dialokasikan untuk bisnis otomotif.

"Sisanya di bisnis otomotif biasanya untuk pengembangan dealer di infrastruktur untuk pengembangan bisnis jalan tol, dan lainnya," ujar Head of Corporate Investor Relations Astra International Tbk Tira Ardianti sebelumnya.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Gerak Saham ASII

Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/11/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan saham awal pekan ini IHSG ditutup melemah 5,72 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.122,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Pekerja tengah melintas di layar pergerakan IHSG di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Senin (18/11/2019). Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) ditutup pada zona merah pada perdagangan saham awal pekan ini IHSG ditutup melemah 5,72 poin atau 0,09 persen ke posisi 6.122,62. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pada penutupan perdagangan Kamis, 9 September 2021, sesi pertama, saham ASII naik 0,95 persen ke posisi Rp 5.300 per saham. Saham ASII dibuka stagnan Rp 5.250 per saham.

Saham ASII berada di level tertinggi Rp 5.375 dan terendah Rp 5.250 per saham. Total frekuensi perdagangan 5.536 kali. Total volume perdagangan 167.441. Nilai transaksi Rp 89 miliar.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel