Astrid Kuya Sempat Bertengkar dengan Ibunda Saat Memutuskan Jadi Mualaf

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Hubungan rumah tangga Uya Kuya dengan sang istri, Astrid Kuya, yang dibinanya jauh dari gosip miring. Pendidikan agama pun diterapkan begitu keras dalam keluarga selebritas Tanah Air ini.

Padahal, tak banyak yang tahu Astrid memeluk agama nonmuslim sebelum menikah.

Pemilik nama asli Astrid Margaretha memutuskan ingin menjadi mualaf saat duduk di bangku kuliah semester dua.

Astrid Khairunnisa pun menekuni ajaran Islam. Dan keinginannya semakin kuat saat bertemu pria yang kini menjadi suaminya.

Pindah Agama

Astrid Kuya. (Foto: Instagram @astridkuya)
Astrid Kuya. (Foto: Instagram @astridkuya)

Kepindahan dilakukan Astrid jelang menikah dengan Uya Kuya. Namun, keinginannya justru datang jauh sebelum bertemu dengan sang suami.

"Ketika menikah sama dia kan dia muslim, jadi kan aku harus pindah. Tapi emang dari awal aku sudah meyakini Islam dari kuliah tingkat dua. Sebelum ketemu dia jauh," paparnya, yang dilansir dari YouTube Atiek Nur Wahyuni, Rabu (21/4/2021).

Ditentang

Uya Kuya bersama istri Astrid Kuya serta kedua buah hatinya, Cinta dan Nino. Potret keceriaan keluarga ini saat sedang menikmati liburan di Tokyo Jepang. (instagram/astridkuya)
Uya Kuya bersama istri Astrid Kuya serta kedua buah hatinya, Cinta dan Nino. Potret keceriaan keluarga ini saat sedang menikmati liburan di Tokyo Jepang. (instagram/astridkuya)

Bukan hal mudah bagi Astrid untuk mendapatkan restu dari keluarganya atas keinginannya tersebut. Bahkan, pertentangan keras didapatinya dari kedua orangtua.

Pendeta

Ibunda Astrid, yang berprofesi sebagai pendeta cukup keras menolak perpindahan agama putrinya. Saking kesalnya, ibunda sampai membuang mukena milik Astrid.

"Mama tuh kayak 'Masa sih anak saya harus pindah agama'. Wah itu heboh. Aku ya belajar shalat, ya namanya keluargaku kecewa. Mukenaku sampai dibuang," kenangnya.

Tak Dapat Restu

Tak sampai di situ saja, Astrid juga mendapat pertentangan saat izin ingin menikah dengan Uya Kuya.

"Mama tuh sampai bilang 'Kamu kan masih tinggal sama mama, kamu harus ikutin omongan mama. Kamu enggak akan nikah sama pria Muslim'. Itu aku sampai shalat, 'Kalau dia emang jodohku, dekatkan dia ke keluargaku.' Keluarga di Belanda sampai dimaki-maki, heboh," kata Astrid Kuya.

Luluh

Doa yang terus dipanjatkan Astrid di setiap shalat akhirnya diijabah Allah. Sang ibu pun akhirnya luluh atas pilihan putrinya.

"Alhamdulillah aku terus shalat, mama sampai ngomong gini, 'Mama tahu yang menjalani itu kamu, yang nikah itu kamu, apa pun yang terjadi kamu, silakan'. Jadi ya akhirnya aku yakin ini insyaAllah jodoh saya," papar Astrid Kuya.