Astronot pencetak rekor merasa baik setelah hampir setahun di antariksa

CAPE CANAVERAL, Florida (AP) - Astronot pencipta rekor baru NASA mengatakan pada Rabu bahwa selain otot-otot yang sakit dan masalah keseimbangan, dia tengah menyesuaikan kembali dengan gravitasi setelah hampir 11 bulan di ruang angkasa.

Christina Koch bertemu dengan para wartawan di Houston enam hari setelah kembali ke Bumi dari Stasiun Luar Angkasa Internasional. Misi selama 328 hari-nya yang berakhir Kamis lalu adalah yang paling lama dilakukan seorang wanita.

Lehernya sakit sampai sekitar satu hari. "Saya merasa seperti anak usia dua pekan yang benar-benar bekerja keras mengangkat kepala sendiri," kata dia.

Dia menganggap diri beruntung kakinya tidak sakit dan kulit tidak terbakar yang diderita empat tahun lalu oleh juara daya tahan NASA, Scott Kelly, yang misinya bertahan selama 340 hari.

Koch pulang ke rumah di Galveston, Texas, untuk menemukan sebuah dapur yang penuh keripik dan salsa, sesuatu yang diidamkannya selama di orbit, selain Teluk Meksiko. Dia pergi ke pantai itu bersama suaminya, Bob, dan anjing mereka, seekor anjing penyelamat bernama LBD singkatan dari Little Brown Dog, hanya tiga hari setelah mendarat di Kazakhstan.

LBD sangat senang melihat anjingnya itu dan demikian pula sebaliknya.

"Saya tak tahu pasti siapa yang lebih bersemangat melihat yang lain," kata Koch.

Reuni mereka direkam. "Ini cuma simbol untuk kembali ke orang-orang dan tempat-tempat yang Anda sukai, untuk melihat hewan kesayangan Anda," kata dia.

Koch yang berusia 41 tahun adalah insinyur elektro yang juga sarjana fisika. Dia terbang ke stasiun ruang angkasa Maret silam dan merupakan bagian dari tim spacewalk (berjalan di luar angkasa) yang semuanya perempuan pada Oktober. Tiga astronot tetap berada di laboratorium yang mengorbit, termasuk salah satu anggota lainnya spacewalk semua wanita itu, Jessica Meir dari NASA.