Asuransi Jiwa Bhineka Life Miliki 47.000 Pemegang Polis per Kuartal III-2022

Merdeka.com - Merdeka.com - Perusahaan asuransi jiwa, PT Bhinneka Life Indonesia (Bhinneka Life) mencatat telah memiliki lebih dari 47.000 orang pemegang polis yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia per kuartal III-2022. Guna terus menggaet nasabah, perusahaan memperluas jaringan pemasaran hingga ke daerah.

"Kami terus berfokus untuk memperluas jaringan pemasaran, tentunya melalui jalur pemasaran agency yang merupakan salah satu fokus utama channel distribution di Bhinneka Life," ucap President Director Bhinneka Life, Benny Indra di Jakarta, Selasa (1/11).

Salah satu jaringan pemasaran tengah digenjot perusahaan yaitu di Pekanbaru, Riau. Di Pekanbaru, perusahaan telah memiliki ratusan agen pemasar professional. Di samping itu, perusahaan juga telah meresmikan pembukaan Kantor Pemasaran Agency (KPA) baru di kota Pekanbaru.

"Dan diharapkan dengan hadirnya KPA ini dapat menambah jumlah agen pemasar Bhinneka Life di wilayah Pekanbaru khususnya," ujar Johan

Johan menambahkan, seluruh agen pemasar Bhinneka Life juga didukung dengan ragam produk unggulan Bhinneka Life, salah produk tersebut yaitu BA Protection yang merupakan produk asuransi jiwa gabungan antara unsur santunan meninggal dan tabungan dengan masa asuransi sampai dengan 100 tahun.

"Di samping itu juga ada produk lainnya seperti BA Elite yang menjadi primadona karena memiliki keistimewaan 2 in 1 yaitu dua manfaat sekaligus dalam satu produk. Manfaatnya adalah memberikan proteksi jiwa sekaligus adanya nilai investasi optimal yang dijamin dengan hasil investasi di akhir masa asuransi. Sepanjang tahun 2022 ini pembayaran klaim atas produk BA Elite mencapai Rp251 miliar rupiah," katanya.

Punya 15.000 Agen

Saat ini Bhinneka Life memiliki lebih dari 15 ribu orang agen pemasar yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia. Peluang kemitraan melalui jalur agency juga terus disosialisasikan oleh Bhinneka Life melalui ragam kegiatan dan program perusahaan salah satunya melalui kegiatan Literasi dan Inklusi Keuangan yang sekaligus bertujuan untuk memperluas penetrasi asuransi jiwa.

Benny kemudian menambahkan bahwa Pekanbaru merupakan ibu kota dan kota terbesar di provinsi Riau. Kota ini juga merupakan salah satu sentra ekonomi terbesar di pulau Sumatra dan termasuk kota dengan tingkat pertumbuhan, migrasi, dan urbanisasi yang tinggi.

"Oleh karena itu, pembukaan KPA di kota ini menjadi salah satu strategi perusahaan dalam pengembangan bisnis jangka panjang." [idr]