Asuransi Rama mudahkan masyarakat akses asuransi lewat "mytokoto"

PT. Asuransi Rama Satria Wibawa berusaha memudahkan masyarakat dalam mengakses dan mendapatkan pelayanan asuransi melalui platform digital mytokoto.

"Kami berharap dengan platform digital ini membuat masyarakat menjadi lebih mudah dalam mengakses asuransi dan mudah mendapatkan pelayanan asuransi," ujar Country Head mytokoto Toto Sugiarto dalam Asuransi Rama 44th Celebrating Anniversary di Jakarta, Rabu.

Melalui platform digital ini, Toto menyebut pihaknya akan memberikan edukasi kepada masyarakat umum agar mengetahui berbagai produk asuransi, seperti asuransi otomotif, asuransi properti hingga asuransi angkutan cargo.

Selain mendapatkan asuransi, melalui mytokoto, menurut dia, masyarakat juga dapat mendapatkan pekerjaan sampingan dengan menjadi agen asuransi.

Ke depan, Ia berharap untuk mendapatkan layanan asuransi sepenuhnya dapat dilakukan melalui platform digital, sehingga dapat mempermudah masyarakat Indonesia.

Toto menargetkan mytokoto akan melakukan ekspansi ke luar Jakarta pada Desember tahun 2022 ini, dengan tujuan pertama yakni Kota Bandung, kemudian dilanjutkan ke kota lain seperti Surabaya dan Semarang.

Ia mengatakan terdapat tiga alasan Kota Bandung dijadikan tujuan pertama dalam upaya ekspansi, yakni cukup dekat dengan Jakarta, bisnis otomotifnya yang besar dan Rama Asuransi terkenal di kota ini.

"Nama Rama Asuransi di Bandung cukup terkenal, sehingga memudahkan kita untuk penetrasi ke pasar, setelah itu ke kota lain seperti Surabaya, Semarang dan di luar Jawa. Semoga target kita 6 bulan," ujar Toto.

Ia berharap adanya mytokoto dapat semakin meningkatkan kinerja segmen asuransi otomotif yang merupakan penopang pendapatan premi perseroan.

Ia menyebut segmen asuransi otomotif perseroan mencapai 60 persen, dan 20 persennya asuransi properti, serta 20 persennya lagi asuransi angkutan cargo.

Ia menargetkan total pendapatan premi perseroan atau Gross Written Premium (GWP) untuk segmen asuransi otomotif mencapai Rp50 miliar pada tahun ini.

Baca juga: Rama targetkan premi asuransi otomotif capai Rp50 miliar tahun ini
Baca juga: Dirut Zurich Indonesia siap dorong industri asuransi lebih inklusif
Baca juga: Dorong Pertumbuhan Industri Asuransi, Indonesia Re Gelar Pelatihan Financial Underwriting