Asyik Berbugil Ria, Pasangan Mesum di Ngawi Digerebek Polisi

TRIBUNNEWS.COM, NGAWI - Sejumlah petugas Polres Ngawi langsung menggerebek rumah milik Ny Aminah (45) warga Desa Karangasri, Kecamatan Ngawi, Jumat (17/8/2012) siang. Diduga, rumah ini dijadikan ajang mesum karena selama ini menyewakan kamar-kamarnya untuk pasangan mesum pemuda dan pemudi.

Aksi penggerebekan spontan itu membuahkan hasil. Sepasang pemuda dan pemudi yang tengah asyik berbugil ria di dalam kamar itu, tak berkutik ketika 5 anggota Polres Ngawi itu langsung meminta membukakan pintu kamar yang disewanya.

Saat digerebek, keduanya belum sempat memakai pakaiannya. Selanjutnya, petugas meminta keduanya menggunakan pakaiannya sebelum diinterogasi dan dikirim ke Polres Ngawi.

Pasangan mesum bukan suami istri itu Joko (24) warga Desa Krompol, Kecamatan Bringin, Kabupaten Ngawi dan Ismi (23) warga Desa Tumenggungan, Kecamatan Karas, Kabupaten Magetan.
Pasangan mesum Joko mengaku jika menyewa kamar seharga Rp 25.000 untuk sekali istirahat. Selain itu, dia berkilah jika tidak berbuat mesum meski ketangkap basah belum menggunakan pakaiannya saat digerebek petugas.

"Dia (Ismi) tunangan saya. Dia dan saya mampir kesini sebentar hanya untuk istirahat sejenak," terangnya kepada petugas.
Karena petugas tidak percaya, keduanya langsung dibawa dan digelandang ke Polres Ngawi.

Salah seorang warga yang ikut menggerebek rumah yang dijadikan kamar hotel itu, Deni (38) menjelaskan jika rumah milik Ny Aminah sering kedatangan tamu siang dan malam. Umumnya tamu yang datang selalu berpasangan. Bahkan tak jarang banyak pelajar yang sering menginap ke rumah itu masih mengenakan seragam lengkap.

"Tak jarang siang bolong, ada pelajar yang mengenakan seragam juga masuk ke rumah itu. Sejak sebelumnya warga curiga jika kamar-kamar rumah itu dijadikan kamar hotel," tegasnya.

Sementara, Kasat Reskrim Polres Ngawi, AKP Sukono menegaskan jika petugasnya terpaksa mengerebek rumah itu karena diindikasikan sering digunakan sebagai ajang mesum kalangan pemuda dan pelajar. Selain itu, pihaknya juga akan memeriksa ijin rumah-rumah itu disewakan seperti hotel atau losmen atau memang masih liar hanya disewakan ke pengunjung begitu saja.

"Semua masih dalam pengembangan. Untuk pasangan pemuda tadi selain didata bisa dijadikan saksi untuk mengembangkan penyelidikan rumah yang dijadikan kamar-kamar persewaan dan penginapan itu," pungkasnya.

  • Ratusan Polisi Siaga Amankan Wapres ke Blitar
  • Besok Wapres Ziarah ke Makam Orang Tuanya di Blitar
  • TKI Bermasalah Asal Blitar Dipulangkan
  • Blitar Kehilangan Tiga Gunung
  • AKBP Mindo Ditahan karena Segera Disidang
  • Mantan Kanitreskrim Tak Pernah Pulang
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.