Asyiknya Seorang Anak Belajar Online Saat Banjir di Cipinang Melayu

Dusep Malik, Willibrodus
·Bacaan 1 menit

VIVA – Momen banjir kali ini jauh berbeda dari banjir-banjir yang melanda wilayah DKI Jakarta pada tahun-tahun sebelumnya. Sebab, banjir kali ini terjadi di tengah pandemi COVID-19 dan sekolah masih tetap dilakukan secara daring atau online.

Di tengah-tengah banjir yang melanda kawasan Cipinang Melayu, Kecamatan Makasar, Jakarta Timur, seorang ibu tetap membimbing anaknya saat sedang sekolah secara daring atau online. Ibu Ilah, tampak sedang mendampingi Putra, anaknya yang sedang belajar di atap rumahnya.

"Lagi belajar Agama sama Bahasa Inggris. Masih sekolah, jadi mau nggak mau, dalam situasi seperti ini, harus tetap belajar karena masih sekolah online. Sekolahnya di My Azziyadah Klender," kata Ilah, yang ditemui saat sedang mendampingi anaknya belajar online, Sabtu 20 Februari 2021.

Saat ditanya kenapa tidak mengungsi, Ilah mengungkapkan, bahwa ia takut nanti proses belajar anaknya terganggu di lokasi pengungsian. Meski saat ini, proses belajar di tengah banjir sudah terlihat tidak nyaman bagi putranya.

"Biar aman aja sih. Kalau di lokasi pengungsian, takutnya enggak bisa belajar karena berisik dan enggak nyaman. Kalau ke depan airnya tambah naik, Insya Allah nanti mengungsi ke rumah saudara biar aman dan nyaman," ungkapnya.

Ia menambahkan, bahwa kondisi air di Cipinang Melayu mulai bertambah tinggi sekitar pukul 01.00 WIB, dinihari tadi. Debit air ini bertambah karena hujan deras yang terjadi di wilayah DKI Jakarta malam tadi.

"Padahal magrib kemarin sudah mulai surut. Tapi karena hujan lagi, jadinya air tambah naik," tambah Ilah.

Ilah melanjutkan, bahwa saat ini ia bersama warga lainnya yang terdampak banjir sangat membutuhkan bantuan sembako, obat-obatan, dan juga air bersih. "Yang dibutuhkan saat ini adalah makanan, obat-obatan, dan air bersih," lanjutnya.