Atalanta Enggan Ubah Cara Bermain Melawan Real Madrid

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Pelatih Atalanta Gian Piero Gasperini menegaskan timnya tidak akan merubah taktik bermain saat berhadapan dengan Real Madrid dalam laga leg kedua babak 16 besar Liga Champions 2020/21.

Pada leg pertama sebelumnya di markas Atalanta, klub asal Italia itu dipaksa mengakui keunggulan Madrid dengan skor tipis 1-0 berkat gol di akhir laga yang dicetak Gerland Mendy.

Gasperini menyebut Madrid memang kini menjadi tim yang diunggulkan untuk lolos, namun dirinya enggan menyerah begitu saja dan mengatakan jika tim-nya siap bermain sekompetitif mungkin.

"Real Madrid adalah favorit, dan sekarang mereka bahkan lebih. Kami masih bisa lolos, kami ingin sekompetitif mungkin," kata Gasperini pada konferensi pers seperti dilansir Football Italia.

Juru taktik asal Italia itu juga mengatakan akan terus mengandalkan gaya bermain menyerang yang sudah menjadi identitas Atalanta.

"Kami akan melihat bagaimana permainan berkembang, kami akan memainkan gaya kami, dengan identitas dan ide kami," katanya.

"Kami sadar Real Madrid dapat menggunakan sistem yang berbeda tetapi siap menghadapi situasi yang berbeda. Kami tidak akan mengubah gaya kami," tutur eks pelatih Inter Milan itu.

"Kami minta maaf kami tidak bisa memainkan leg pertama seperti yang kami inginkan. Kami harus memainkan permainan bertahan, tapi kami tidak bisa memikirkan pertandingan itu. Itu sudah menjadi masa lalu," ungkapnya.

"Sekarang lebih sulit, tetapi kami memiliki motivasi ekstra. Kami ingin menghadapi tim-tim terbaik dunia untuk mengetahui level kami," katanya. "Kami tidak pernah mengubah pendekatan atau identitas kami. Kami bisa saja memarkir bus dan menunggu kesempatan, tapi ini bukan mentalitas kami," beber Gasperini.

Beda Level

Gelandang Atalanta, Matteo Pessina berselebrasi dengan penyerang Atalanta, Duvan Zapata usai mencetak gol keduanya ke gawang Atalanta pada pertandingan leg kedua semifinal Coppa Italia di stadion Azzurri d'Italia di Bergamo, Kamis (11/2/2021).  Di final, Atalanta akan melawan Juventus. (AFP/Miguel M
Gelandang Atalanta, Matteo Pessina berselebrasi dengan penyerang Atalanta, Duvan Zapata usai mencetak gol keduanya ke gawang Atalanta pada pertandingan leg kedua semifinal Coppa Italia di stadion Azzurri d'Italia di Bergamo, Kamis (11/2/2021). Di final, Atalanta akan melawan Juventus. (AFP/Miguel M

Pelatih asal Italia itu juga menyebut sulitnya menghadapi tim favorit seperti El Real karena level mereka yang sangat tinggi. Meski begitu, Gasperini enggan pesimistis dan siap membuktikannya di lapangan.

"Sulit untuk menghadapi Real Madrid. Mereka tidak membuat banyak kesalahan. Level mereka sangat tinggi, kami melihatnya di Bergamo dan kami akan melihatnya lagi besok. Mereka adalah favorit, tetapi lapangan yang akan berbicara," ia menambahkan.

Motivasi Berlipat

Gasperini kini merasa tim asuhannya sudah termotivasi untuk laga nanti dan bakal berjuang dengan cara yang tepat agar bisa menumbangkan ekspektasi yang ada.

"Kami termotivasi. Jika ada kondisi yang tepat, kami akan mencoba membuat masalah bagi Real Madrid dan menumbangkan ekspektasi," kata Gasperini.

“Kami tidak bisa berharap untuk mengalahkan Real Madrid dengan segala cara, itu akan sangat sombong," katanya lagi.

"Kami perlu mencari cara untuk menghentikan mereka. Kami ingin memiliki pertandingan yang hebat, berharap itu akan cukup melawan salah satu tim yang paling hebat," pungkasnya.

Penulis: Akbar Bintang Fahrizal

Saksikan juga video menarik di bawah ini