Atasi Overthinking dengan 5 Tips Meditasi Berikut Ini

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Terlalu banyak berpikir atau overthinking ditandai ketika kita terus memikirkan hal-hal negatif, mengulangi masa lalu, memikirkan pengalaman buruk, atau mengkhawatirkan masa depan.

Padahal, overthinking tidak baik untuk kesehatan, khususnya kesehatan mental. "Overthinking bisa menyebabkan orang menjadi depresi, kecemasan, hingga gangguan kepribadian ambang." ujar Ashley Carroll, seorang psikolog di Parkland Memorial Hospital, dikutip Kera news.

Untuk mencegah hal tersebut, psikoterapis Haley Neidich menyarankan untuk melakukan meditasi. "Meditasi bukan hanya duduk dalam posisi tertentu dengan telapak tangan menghadap ke atas dan pikiran kosong, tetapi meditasi adalah menemukan rasa kedamaian dan keheningan singkat di mana pun Anda berada," kata Neidich, dilansir Healthline.Berikut ini 5 strategi bermeditasi yang bisa kamu coba untuk mengatasi overthinking.

1. Buat jadwal meditasi teratur

Meditasi teratur dapat menenangkan pikiran. Memilih waktu yang teratur untuk meditasi merupakan langkah sederhana untuk melatih otak istirahat.

"Latihan harian yaang konsisten adalah cara agar meditasi berdampak lebih besar terhadap kesehatan mental." ujar Neidich.

2. Ciptakan ruang meditasi yang nyaman

Ilustrasi meditasi. Sumber foto: unsplash.com.
Ilustrasi meditasi. Sumber foto: unsplash.com.

Melakukan meditasi di ruangan yang penuh dengan tumpukan baju kotor atau lembar kerja yang berceceran di mana-mana tentunya membuat meditasi tidak optimal.

Karenanya, pertimbangkan mengatur ruangan di rumah untuk bermeditasi. Ciptakan ruangan yang nyaman agar kamu lebih rileks saat bermeditasi.

3. Ajak teman

Biasanya meditasi dilakukan sendiri. Tetapi tak ada salahnya pula jika kamu mengajak teman atau pasangan untuk bermeditasi.Meditasi kolektif dengan teman bisa memberikan energi tersendiri dan keluar dari banyak pikiran negatif.

"Bermeditasi dengan pasangan atau meditasi di kelas dapat memperkuat pengalaman Anda," kata Instruktur Meditasi asal Los Angeles, Candice Fairoth.

4. Meditasi secara virtual

Ilustrasi meditasi. Sumber foto: unsplash.com.
Ilustrasi meditasi. Sumber foto: unsplash.com.

Walaupun situasi pandemi seperti saat ini tak memungkinkan kamu melakukan meditasi bersama teman-teman, tetapi kamu bisa mencoba meditasi virtual dibantu dengan seorang instruktur secara daring atau memanfaatkan video YouTube untuk meditasi.

Mendengarkan suara instruktur meditasi membantu otak lebih fokus. Meski dilakukan secara virtual, cara ini tidak memberikan keheningan total sehingga bisa membantu kamu merasa rileks.

5. Meditasi dengan musik

Musik membantu meditasi menjadi lebih baik. Sebuah studi tahun 2015 menemukan, bahwa musik yang tepat dapat melatih otak untuk tetap fokus. Beberapa penelitian lain bahkan menunjukkan, mendengarkan musik dapat meredakan kecemasan.

Gunakan headset agar membantu kamu lebih fokus pada sesi meditasi. Pilihlan musik meditasi ideal Anda yang dapat memberikan ketenangan.

*Penulis: Hilda Irach

#Elevate Women