Atasi Pengangguran Akibat COVID-19, Luhut Dorong Program Padat Karya

Dusep Malik
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pandemi COVID-19 di dunia telah melanda hampir satu tahun lamanya. Kondisi tersebut tidak hanya mengancam sisi kesehatan masyarakat, tetapi juga kondisi perekonomian masyarakat di Indonesia.

Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan mengatakan dalam mengatasi hal tersebut sejumlah langkah telah dilakukan pemerintah guna memulihkan ekonomi nasional dalam satu tahun terakhir.

Menurut dia, salah satu upaya yang dilakukan adalah pelaksanaan program padat karya yang telah dilakukan di 34 provinsi di Indonesia. Program itu dibuat guna mengatasi angka pengangguran di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini.

"Maka dari itulah sesuai arahan presiden Jokowi dalam program Pemulihan Ekonomi Nasional, saya berkoordinasi dengan K/L terkait untuk membahas update pelaksanaan program padat karya di 34 provinsi guna mengurangi angka pengangguran di tengah ketidakpastian ekonomi saat ini," kata Luhut dikutip VIVA dari Instagramnya, pada Senin 15 Februari 2021.

Adapun, kata Luhut, beberapa program padat karya yang akan dilakukan adalah program padat karya terumbu karang, mangrove, desa wisata, dan garam rakyat. Program ini akan mulai dilaksanakan untuk menyerap tenaga kerja khususnya di wilayah padat penduduk.

Selain itu, lanjut mantan Kepala Staf Kepresidenan itu, beberapa program padat karya yang sudah dikerjakan juga telah memberikan manfaat, seperti yang sedang berlangsung di Kementerian PUPR yang telah menyerap jutaan tenaga kerja.

"Seperti yang sudah dikerjakan Kementerian PUPR, akan mempekerjakan sebanyak 1,2 juta orang dari program padat karya proyek infrastruktur seperti perbaikan jalan dan drainase," jelasnya.