Move On dari All England, Tim Indonesia Fokus di 3 Turnamen Jelang Olimpiade Tokyo

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Tangerang - Pengalaman pahit di All England 2021 tidak membuat atlet bulu tangkis Indonesia patah arang. Mereka yakin kejadian tersebut tak akan mempengaruhi performa mereka di Olimpiade Tokyo.

"Untuk masalah rangking, All England ini memang tidak termasuk dalam kualifikasi Olimpiade nanti. Sebagian besar kami di sini sudah lolos untuk Olimpiade juga," tutur pemain ganda putri Greysia Polii dalam keterangan pers di Gedung VVIP Terminal 3 Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Senin (22/3/2021).

Meski begitu, Greysia mengaku bila All England sebenarnya menjadi salah satu faktor berpengaruh bagi pemain. Turnamen tersebut merupakan ajang prestisius di panggung bulu tangkis dunia. Sehingga, atlet sangat termotivasi untuk bermain.

Namun, lantaran dipaksa mundur, para pemain harus menelan pil pahit. Anthony Ginting dan kawan-kawan haruss berusaha berbesar hati dan melupakan apa yang terjadi di London untuk kembali fokus di pertandingan berikutnya.

"Tapi ya sudah, kita lupakan. Sekarang, sebelum menuju olimpiade di Juli nanti," katanya.

Jelang Olimpiade

Kevin Sanjaya dan rombongan Tim Indonesia tiba di Bandara Soekarno-Hatta usai dipaksa mundur dari All England 2021, Senin (22/3/2021). (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)
Kevin Sanjaya dan rombongan Tim Indonesia tiba di Bandara Soekarno-Hatta usai dipaksa mundur dari All England 2021, Senin (22/3/2021). (Liputan6.com/Pramita Tristiawati)

Sebelum itu, pemain bulu tangkis Indonesia harus bersiap menyambut tiga turnamen besar di Malaysia, India, dan Thailand. Greysia menganggapnya sebagai kesempatan bagus untuk kembali berprestasi sebelum Olimpiade.

"Kami juga sempat merenung, teman-teman di sini, ini kami jadikan sebagai motivasi untuk Olimpiade nantinya," kata pasangan Apriyani Rahayu tersebut.

Saksikan Video All England Berikut Ini