Atlet AS di Olimpiade Tokyo Positif COVID-19, Australia Terdampak

·Bacaan 1 menit

VIVA – Kontingan atletik Australia harus menjalani karantina usai salah seorang personelnya melakukan kontak dengan atlet lompat galah Amerika Serikat yang positif COVID-19.

Karantina ini dilakukan cuma dua hari jelang perlombaan atletik Olimpiade Tokyo 2020 dimulai. Tentu saja ini membuat khawatir publik Australia.

Mengutip Sporting News, atlet lompat galah Australia, Kurtis Marschall melakukan kontak dengan wakil AS, Sam Kendricks. Begitu diketahui Kendricks positif COVID-19, panitia penyelenggara Olimpiade Tokyo langsung bertindak.

Mereka meminta kontingen atletik Australia untuk lebih dulu menjalani karantina. Baru kemudian kondisinya diperiksa kembali.

Komite Olimpiade Australia (AOC) mengambil langkah karantina ini juga karena tak ingin mengambil risiko lebih besar. Mereka ingin memastikan dulu kondisi kontingen dengan melakukan tes PCR.

"Anggota tim atletik Australia di Olimpiade Tokyo melakukan isolasi di kamar mereka sebagai tindakan pencegahan menyusul adanya kabar temuan positif COVID-19 atlet dari AS," demikian pernyataan resmi AOC.

AOC belum bisa memastikan kapan akan mengeluarkan pengumuman mengenai hasil tes. Harapan mereka semuanya bisa baik-baik saja.

Karena sejumlah perlombaan atletik akan dimulai esok hari. Sedangkan nomor lompat galah mulai dipertandingkan pada Sabtu 31 Juli 2021.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel