Atlet mancanegara berpartisipasi dalam penghijauan di Kalteng

Para atlet mancanegara yang akan berkompetisi dalam UCI MTB Eliminator Wolrd Cup 2022, turut berpartisipasi dalam kegiatan penghijauan lingkungan yang dilaksanakan Pemerintah Provinsi Kalimantan Tengah.

Salah seorang atlet mancanegara Marion Fromberger di Palangka Raya, Jumat, mengatakan, dirinya mewakili atlet mancanegara lainnya yang mengikuti UCI MTB Eliminator World Cup 2022 merasa senang karena diberi kesempatan menjadi bagian dalam kegiatan penghijauan tersebut.

"Memang sangat penting bagi kita untuk menanam pohon dan sangat indah bisa melihat masyarakat di sini melakukannya juga," katanya usai mengikuti kegiatan 'Kalimantan Tengah Menanam'.

Baca juga: 678 personel tim gabungan dikerahkan amankan UCI MTB

'Kalimantan Tengah Menanam' mulai dilaksanakan pemerintah provinsi mendukung kebijakan pengendalian perubahan iklim yakni Indonesia’s Forestry and Other Land Use (FOLU) Net Sink 2030.

Indonesia telah berkomitmen kepada dunia dalam penurunan gas rumah kaca dengan meratifikasi Paris Agreement melalui Undang-Undang Nomor 16 Tahun 2016, dalam rangka mencapai tujuan global untuk membatasi kenaikan rata-rata suhu global di bawah 2°C dari tingkat pre-industrialisasi, serta terus berupaya membatasi kenaikan suhu hingga di bawah 1,5°C.

Lebih lanjut Marion yang merupakan atlet asal Jerman ini mengatakan, dirinya sangat mengapresiasi kegiatan penanaman pohon tersebut, yang artinya sebagai upaya nyata manusia dalam menjaga serta menyelamatkan lingkungan.

"Kami di Jerman sering melakukannya. Saya sangat senang melihatnya, karena ini merupakan hal yang baik," ucapnya.

Menurutnya menanam pohon sangatlah penting bagi udara, untuk membuat udara bersih kembali. Dan tentu hal ini sangat bagus bagi setiap negara untuk melakukan penanaman pohon.

Baca juga: Atlet Indonesia fokus latihan kecepatan dan ketepatan jelang UCI MTB

"Karena akan membuat negeri terlihat semakin hijau dan membuat ekonomi lebih baik lagi," tutupnya.

Wakil Gubernur Edy Pratowo mengatakan, luasnya kawasan hutan di Kalteng adalah aset yang berperan penting dalam menjaga keseimbangan iklim global, serta diharapkan berkontribusi yang nyata bagi pertumbuhan ekonomi, serta peningkatan kesejahteraan masyarakat di dalam dan sekitar hutan.

"Pemprov mendukung program pengendalian perubahan iklim melalui pengurangan emisi GRK dan Kalteng telah berupaya dalam pengurangan emisi gas rumah kaca," terangnya.

Adapun pada tataran kebijakan daerah, dalam RPJMD Kalteng 2021-2026 dengan visi Kalimantan Tengah Makin Berkah telah menetapkan Misi 1, yakni mempercepat pembangunan ekonomi produktif, kreatif dan berwawasan lingkungan yang menekankan dalam meningkatkan pertumbuhan ekonomi, tetap berwawasan lingkungan agar terjaga keberlangsungan pembangunan dalam jangka panjang.

Baca juga: Besok pebalap sepeda top dunia jajal sirkuit Stadion Tuah Pahoe