Atlet NPC Indonesia dan PABSI juga terima bonus dari pemerintah

·Bacaan 2 menit

Komite Paralimpik Nasional (NPC) Indonesia dan Perkumpulan Angkat Besi Seluruh Indonesia (PABSI) menerima bonus dari pemerintah atas prestasi yang diraih para atlet dalam kejuaraan internasional.

Dalam acara Pemberian Penghargaan Kepada Pelaku Olahraga Berprestasi di Jakarta, Senin, PABSI menerima bonus Rp1,25 miliar atas pencapaian atletnya pada Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021, sedangkan NPC Indonesia mendapatkan Rp5 miliar setelah berprestasi dalam Asian Youth Para Games 2021.

“Tidak cukup dengan membina saja dan hanya memacu prestasi atlet tanpa apresiasi dan penghargaan…Kami mengucapkan selamat kepada para penerima apresiasi dari prestasi kejuaraan dunia,” kata Menpora Zainudin Amali dalam sambutan daring.

Indonesia sebelumnya merebut dua medali emas melalui Rahmat Erwin Abdullah dalam Kejuaraan Dunia Angkat Besi 2021 di Taskent, Uzbekistan, pada 5-17 Desember.

Rahmat yang turun dalam kelas 73kg putra berhak atas dua medali emas setelah menjadi yang terbaik pada angkatan clean and jerk dengan 186kg serta total angkatan 343kg.

Baca juga: Kontingen Indonesia bawa pulang 12 medali emas dalam ajang AYPG 2021

Sementara itu, para atlet disabilitas Indonesia membawa pulang 12 emas dari Asian Youth Para Games 2021 yang berlangsung di Manamah, Bahrain, 2-6 Desember.

Empat medali emas diraih dari cabang para-atletik yang masing-masing direbut oleh Ryan Arda Diarta (200m putra T44), Muhamad Dimas Ubaidillah (400m putra T11), Firza Faturahman Listianto (100m putra T46), dan Sholahuddin Al-Ayyubi (tolak peluru putra F41).

Tiga medali emas didapat dari para-renang melalui M. Gerry Pahker (100m gaya dada putra SB6) dan Mutiara Cantik Harsanto (100m gaya kupu-kupu putri S9 dan 100m gaya punggung putri S9).

Dua medali emas tambahan didapat dari cabang para-angkat berat Indonesia melalui Dwiska Afrilia Maharani(79kg putri) dan Elsa Dewi Saputri (+86kg putri).

Dua medali emas juga diboyong tim para-bulu tangkis masing-masing melalui Hikmat Ramdani/Adinda Nugraheni (ganda campuran SL3-SL4/SU5) dan Hikmat Ramdani (tunggal putra SU5). Febriyanti Vani Rahmadhan menyumbang satu emas dari cabang olahraga boccia kategori BC 2 putri.

Baca juga: Indonesia tambah dua emas dari cabang para-angkat berat pada AYPG 2021

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel