Atlet putri Jatim: Jalur A dan B Panjat Tebing tak ada beda kesulitan

·Bacaan 2 menit

Atlet putri Jawa Timur Dhorifatus Syafiiyah mengatakan tidak ada perbedaan kesulitan antara jalur pertama (Lane A) dan jalur kedua (Lane B) Panjat Tebing untuk nomor Speed World Record (WR) dalam Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua.

"Saya rasa, kalau menurut saya, enggak ada kesulitan kalau kami main aman, kami main tenang. Saya rasa lintasan di Mimika ini sangat bagus, standarnya juga sudah standar internasional ya" kata Syafiiyah dalam sesi konferensi pers di Arena Panjat Tebing SP2 Mimika, Papua usai menerima medali perak untuk nomor Speed Klasik Campuran bersama atlet putra Jatim Rahmad Adi pada Rabu (29/9).

Syafiiyah mengatakan sejauh ini dirinya dan rekannya Rahmad Adi sudah berusaha mengeluarkan kemampuan terbaik mereka pada ajang PON XX ini.

Kendati pada nomor Speed Klasik Campuran (Mix), mereka harus mengakui keunggulan kontingen Papua Abas Hamid dan Nesthy Stella Pedai yang berhasil meraih medali emas di nomor tersebut.

Namun, Syafiiyah berhasil lolos ke final untuk nomor Speed World Record Perorangan Putri dengan catatan waktu tercepat dari Lane A dengan 8,56 detik.

Syafiiyah mengatakan akan bermain lebih baik lagi, agar bisa meraih medali emas pada nomor dimana ia dan Nesthy sudah dinyatakan lolos ke babak final dan bertarung dengan 14 atlet kontingen daerah lainnya pada sore nanti.

Total yang lolos ke final ada 16 orang, termasuk di dalamnya atlet asal Jawa Tengah, pemegang rekor dunia untuk nomor Speed World Record Aries Susanti Rahayu dengan catatan waktu 6,995 detik.

Atlet panjat tebing Jawa Tengah kelahiran 21 Maret 1995 itu juga lolos ke final dan siap menyabet medali emas dari nomor speed WR pada ajang Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua yang pertandingannya berlangsung sore ini.

Berikut catatan waktu para atlet (dalam detik) yang lolos ke final untuk nomor Speed World Record Perorangan Putri:
1. Rajiah Sallsabillah/Banten 6,95 (Lane A)
2. Aries Susanti Rahayu/Jawa Tengah 7,34 (Lane A)
3. Desak Made Rita Kusuma Dewi/Bali 7,61 (Lane A)
4. Rahmayuna Fadillah/DI Yogyakarta 7,81 (Lane A)
5. Amanda Narda Mutia /Jawa Timur (Lane B)
6. Berthdigna Devi Surya Kusuma /Jawa Tengah (Lane A)
7. Ade Irma Suryani /Nusa Tenggara Barat 8,28 (Lane A)
8. Nurul Iqamah /Nusa Tenggara Barat 8,44 (Lane B)
9. Dhorifatus Syafiiyah /Jawa Timur 8,56 (Lane A)
10. Alivany Ver Khadijah/ Sulawesi Selatan 8,775 (Lane B)
11. Mudji Mulyani/ DKI Jakarta 8,784 (Lane A)
12. Laela Alhadad /Papua 9,32 (Lane B)
13. Ririn Jonatan/ Kepulauan Bangka Belitung 9,46 (Lane A)
14. Puja Lestari/ Riau 9,62 (Lane B)
15. Meriyana /Kepulauan Bangka Belitung 9,83 (Lane A)
16. Mega Lestari /Aceh 10,93 (Lane B)

Baca juga: Juara dunia berebut emas panjat tebing nomor Speed WR Putra di PON XX
Baca juga: Pasangan atlet panjat tebing Papua terima medali emas di PON XX

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel