Atlet Sepatu Roda Berlatih di Jalan Raya, Polisi Tegaskan Harus Dapat Izin

Merdeka.com - Merdeka.com - Polisi mengimbau pemain sepatu roda untuk memanfaatkan tempat bermain yang sudah disediakan pemerintah. Kasubdit Bin Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya, AKBP Jamal menerangkan, penggunaan jalan raya untuk event atau kegiatan lain harus mendapat izin dari polisi.

"Perkap Kapolri nomor 10 tahun 2012 tentang pengaturan lalu lintas dalam keadaan tertentu dan penggunaan jalan selain untuk kegiatan lalu lintas, di jelaskan bahwa penggunaan jalan selain kegiatan lalu lintas (event, acara tertentu dan kegiatan tertentu yang menganggu aktivitas jalan) harus mendapatkan izin dari Kepolisian," kata Jamal dalam keterangan tertulis, Selasa (10/5).

Jamal menerangkan, masyarakat bisa beraktivitas olahraga sepatu roda di arena yang disediakan seperti Jakarta International Roller Track Arena (JIRTA) di Kawasan Sunter, atau sejumlah tempat lainnya yang sifatnya berupa jalan lokal dalam kawasan-kawasan khusus yang bukan jalan raya.

Di samping itu, masyarakat juga bisa berolahrga pada waktu-waktu tertentu seperti saat Hari Bebas Kendaraan Bermotor di lokasi-lokasi atau kawasan-kawasan tertentu yang disediakan.

Jamal mengatakan, larangan bermain sepatu roda tertuang dalam Undang-Undang Nomor 22 Tahun 2009 tentang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan selain itu PP Nomor 34 tahun 2006 tentang jalan.

"Setiap orang dilarang memanfaatkan ruang manfaat jalan yang mengakibatkan terganggunya fungsi jalan (kegiatan-kegiatan tertentu yang menganggu aktivitas pengguna jalan)," terang dia.

Jamal menerangkan, pihaknya akan memanggil Persatuan Olahraga Sepatu Roda Seluruh Indonesia (Porserosi) Provinsi DKI Jakarta. Pemanggilan tersebut buntut viralnya video atlet sepatu roda latihan di ruas Jalan Gatot Subroto, Jakarta Pusat.

Terlihat mereka bermain sepatu roda di tengah lajur dan kecepatan yang cukup tinggi. Tak cuma itu, mereka juga melibatkan anak-anak di ruang lalu lintas kendaraan bermotor yang secara mixed traffic, bahkan di lajur tengah.

"Kita akan memanggil ketua atau penanggungjawab club roller skate serta akan kita berikan himbauan edukatif agar tidak dilakukan kegiatan yang sama," tandas dia.

Reporter: Ady Anugrahadi [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel