Atlet Tuna Rungu Indonesia Siap Bawa Emas dalam SEA Games 2019

Liputan6.com, Jakarta - Asean Deaf Sports Federation atau ADSF merupakan organisasi yang telah berdiri sejak tanggal 2 Maret 2016 di Thailand, Bangkok. Tujuannya untuk mempromosikan olahraga penyandang tuli di negara-negara Asia Tenggara.

Jumlah olahraga yang akan dipertandingkan ditentukan oleh negara tuan rumah dan melibatkan 11 negara anggota ASEAN yaitu Brunei, Kamboja, Indonesia, Laos, Malaysia, Myanmar, Filipina, Singapura, Thailand, Vietnam dan Timor Leste.

Tahun ini, SEA Games ke-30 akan diadakan di Manila, Filipina. Pertandingan yang akan diadakan selama empat hari yaitu tanggal 2 sampai 5 Desember. Dengan salah satu cabang olahraga yang dipertandingkan underwater hocky.

Indonesia memiliki kesempatan untuk ikut bersaing dalam cabang olahraga tersebut. Tim nasional underwater hockey Indonesia bertekad untuk membawa pulang medali emas di SEA Games 2019.

Diberitakan organisasi Asean Deaf Sports Federation, Senin (25/11/2019), pemilihan atlet dilakukan dengan cara seleksi terlebih dahulu. Hebatnya, pria yang bernama Riady Ronald berhasil lolos dan terpilih bersaing untuk Sea Games kali ini. Ia merupakan seorang penyandang disabilitas yang tuna rungu.

Sebelumnya, Ronald telah mengikuti lomba di stadion GBK sebagai perenang di tahun 2013. Ia sangat bersyukur karena memiliki kesempatan yang luar biasa ini.

Profil Riady Ronald

Riady Ronald (Facebook/Ronald Riady)

Riady Ronald seorang pria lulusan Universitas Tarumanegara dengan kejuruan Visual Communication Design. Ia bekerja di PT. Pancaniaga Indoperkasa.

Tahun 2010, ia ikut seleksi dalam Singapore Open as Swimming. Ia juga salah satu pembawa obor pada Asian Games 2018 lalu.

Tahun ini, ia kembali menjadi atlet dengan cabang olahraga underwater hockey yang baru pertama kali ia geluti.

 

Reporter : Yuliasna

Saksikan video pilihan di bawah ini: