Atletico singkirkan Liverpool dari Liga Champions

LIVERPOOL, Inggris (AP) - Atletico Madrid mengakhiri upaya Liverpool mempertahankan gelar juara Liga Champions lewat kemenangan 3-2 di Anfield pada Rabu berkat dua gol Marcos Llorente pada perpanjangan waktu dan satu lagi dari sesama pemain pengganti Alvaro Morata.

Atletico lolos ke 16 besar dengan agregat 4-2.

Roberto Firmino baru saja membawa Liverpool unggul 2-0 malam itu -sehingga agregat sementara 2-1 untuk Liverpool- berkat gol menit ke-94 ketika kiper cadangan, Adrian, membuat sapuan buruk tiga menit kemudian yang menyebabkan Llorente menciptakan gol.

Itu berarti Atletico sudah unggul gol tandang namun Llorente kian membuat lega nafas tim asal Spanyol itu dengan gol keduanya pada serangan balik nan tepat sebelum akhir periode perpanjangan waktu pertama.

Liverpool tidak bisa mengulangi pembalikan mengesankan di Anfield dan gagal dalam upaya mencapai final ketiga berturut-turut, setelah mengalahkan Tottenham guna meraih gelar Piala Eropa keenamnya tahun lalu yang satu musim sebelum itu kalah dari Real Madrid.

Tim asuhan Jurgen Klopp harus puas musim ini cuma memenangkan gelar juara liga Inggris untuk pertama kalinya dalam 30 tahun. Itu bisa terjadi awal minggu depan setelah The Reds sudah memimpin 25 poin dan hanya membutuhkan dua kemenangan lagi guna memastikan gelar juara.

Sedangkan bagi Atletico, langkah lain di Liga Champions adalah menebus musim mengecewakan di La Liga yang saat ini menduduki peringkat keenam.

Llorente berada pada musim pertamanya di Atletico setelah kepindahan kontroversial dari rival sekota, Real Madrid, pada penutupan musim lalu. Ayahnya, Paco, dan pamannya, Francisco Gento, adalah para legenda Real. Morata juga mantan pemain Real.

Dalam pertandingan Liga Champions lainnya pada Rabu, Paris Saint-Germain mengalahkan Borussia Dortmund 2-0 untuk memastikan kemenangan agregat 3-2.

Pertandingan di Paris ini dimainkan di sebuah stadion kosong karena wabah virus yang telah menciptakan kekacauan terhadap kalender olahraga dunia. Tapi situasi itu tak terjadi di Anfield, di mana penggemar Atletico diizinkan bepergian sekalipun separuh dari kasus virus corona Spanyol -yang telah melampaui angka 2.000- dan dua pertiga dari kematian akibat virus tersebut di negara itu terjadi di Madrid.

"Jauhkan tanganmu, bodoh (bersumpah serapah)," bentak Klopp kepada beberapa penggemar yang berusaha tos saat ia berjalan keluar dari lorong ke lapangan sebelum kickoff.

Selain beberapa pria yang mengenakan masker saat mereka berjalan di kerumunan sebelum pertandingan, rasanya semuanya berjalan sebagaimana biasa di luar stadion Liverpool yang ikonik ini.

Demikian juga di dalam stadion ketika pertahanan Atletico yang terkenal tangguh itu kembali mempertontonkan penampilan mengesankan sampai Georginio Wijnaldum menciptakan gol tepat sebelum turun minum.

Dua bek tengah Stefan Savic dan Felipe menghalau umpan silang saat duo fullback Liverpool, Trent Alexander-Arnold dan Andrew Robertson, membanjiri daerah itu dengan umpan-umpan mereka dalam pertandingan yang diselimuti angin dan hujan lebat itu.

Mentah dalam beberapa serangan -salah satunya terjadi pada detik-detik pembuka ketika Diego Costa yang melakukan start pertamanya sejak November setelah operasi punggung, dimainkan hanya untuk melepaskan tembakan yang melebar dari tiang gawang- pemain-pemain Atletico serempak mundur. Dan mereka tak bisa terus bertahan sampai turun minum.

Alex Oxlade-Chamberlain mengirimkan umpan silang yang cemerlang dari garis kanan dan Wijnaldum yang tak terkawal menanduk bola dan masuk ke sudut jauh gawang.

Babak kedua dihabiskan hampir seluruhnya di daerah pertahanan Atletico dan rasanya tinggal menunggu waktu saja bagi Liverpool untuk endapatkan gol kedua.

Firmino melepaskan tembakan ke arah penjaga gawang Jan Oblak dan sundulan Robertson dari jarak enam meter membentur tiang gawang. Dengan enam menit tersisa dari waktu normal, Mane melakukan tendangan salto dan melakukan upaya akrobatik di atas mistar, kemudian Salah menggebrak setelah melakukan sebuah manuver.

Pertandingan dilanjutkan ke perpanjangan waktu, beberapa saat kemudian gol sundulan dari Saul Niguez - pencetak gol Atletico pada leg pertama - dianulir karena offside ketika pelatih Diego Simeone di pingir lapangan sudah merayakan gol itu.

Pembalikan gemilang terjadi ketika Firmino mencetak gol pertamanya di Anfield dalam segala kompetisi musim ini, namun kesalahan yang dilakukan Adrian memicu perlawanan cemerlang dari para pemain Atletico.