Atraksi lampu drone turut meriahkan pembukaan Peparnas XVI Papua 2021

·Bacaan 1 menit

Atraksi dari 500 lampu drone terlihat turut memeriahkan acara pembukaan Peparnas XVI Papua 2021 di Stadion Mandala, Jayapura, Jumat malam waktu setempat.

Pada atraksi lampu drone ini, pertama-tama terlihat ratusan drone yang melayang di langit Stadion Mandala yang lampu dari drone tersebut memiliki warna merah dan putih.

Selanjutnya ratusan drone tersebut membentuk tulisan 'Peparnas XVI Papua 2021' yang diteruskan oleh lambang burung Garuda yang merupakan lambang negara dari Indonesia.

Baca juga: 950 penari putra putri Papua meriahkan upacara pembukaan Peparnas

Setelah atraksi tersebut, 500 drone tersebut membentuk logo NPC yang didominasi oleh warna biru, kuning dan hijau yang disambung oleh bentuk pulau Papua yang diisi oleh warna merah dan putih.

Lalu terdapat atraksi drone yang membentuk peta keseluruhan dari wilayah Indonesia yang berwarna merah dan putih, selanjutnya disambung oleh bentuk bola dunia yang diisi oleh warna biru dan putih.

Atraksi lampu drone selanjutnya menggambarkan dua maskot resmi Peparnas XVI Papua 2021 yaitu Hara dan Wara yang disambung oleh logo tiap cabang olahraga yang dipertandingkan.

Baca juga: Lukas Enembe sebut Peparnas XVI Papua adalah panggung kesetaraan

Baca juga: Masyarakat Jayapura padati Stadion Mandala empat jam sebelum pembukaan

Pekan Paralimpik Nasional (Peparnas) XVI Papua 2021 resmi dibuka pada hari ini mulai pukul 19:00 WIT di Stadion Mandala, Jayapura dan mengusung tema "Cahaya dari Timur Papua".

Hadir deretan musisi papan atas seperti Anggun, Nowela Mikhelia, dan dan Edo Kondologit. Selain itu artis lokal yang terlibat di antaranya Kaonak, Manggorap, Nogei, Shine of Black, Piter Ginuy, dan Irsa Yoku.

Pembukaan Peparnas juga menghadirkan beragam tarian tradisional dari berbagai daerah, termasuk Papua sebagai tuan rumah.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel