Audit di Masa Pandemi

Syahdan Nurdin, vrasuin-276
·Bacaan 2 menit

VIVA – Februari 2020 merupakan awal dari pandemi Covid-19 di Indonesia. Dengan kondisi pandemi Covid-19 membuat pemerintah mengambil langkah penangangan Covid-19, membuat kebijakan PSBB (Pembatasan Sosial Berskala Besar).

Sehingga aktivitas-aktivitas seperti belajar mengajar di sekolah, bekerja di kantor dan aktivitas lainnya yang biasanya dilakukan secara normal, mulai dilakukan dari rumah atau yang disebut dengan WFH (Work From Home).

Sampai saat ini, pandemi Covid-19 belum juga berakhir PSBB terus diperpanjang di berbagai daerah karena melihat kondisi yang belum membaik. Pandemi ini merupakan tantangan bagi auditor, karena audit merupakan suatu pekerjaan yang biasanya dilakukan secara langsung dilapangan.

Dengan dibuatnya kebijakan PSBB tentu diperlukan penyesuaian dalam pelaksanaan auditing. Maka audit tetap dilakukan, namun dengan menggunakan pendekatan remote audit atau audit jarak jauh.

Pendekatan audit ini dilakukan dengan memanfaatkan teknologi, yang cukup membantu dalam pelaksanaan audit terutama di saat dalam kondisi pandemi seperti ini.

Berikut beberapa keunggulan dari pendekatan remote audit: dapat mengurangi biaya perjalanan dalam pelaksanaan, memperluas cakupan pelaksanaan audit, memanfaatkan teknologi untuk memperkuat dokumentasi dan pelaporan tentunya dengan mempertimbangkan keamanan dan kerahasiaan dari dokumen-dokumen yang dimiliki perusahaan.

Dengan situasi pandemi seperti ini ada beberapa perusahaan yang sudah menggunakan pendekatan remote audit atau audit jarak jauh, salah satunya yaitu PT Pertamina EP yang melakukan audit sistem manajemen keselamatan migas yang melakukan pengawasan berkala secara online mengenai pengendalian operasional yang mencakup seluruh kegiatan PT Pertamina EP.

Pendekatan ini juga digunakan oleh PT SUCOFINDO (Persero) yang bergerak di bidang pemeriksaan, pengawasan, pengujian, dan pengkajian, yang mengakomodir kebutuhan klien terkait dengan sertifikasi.

Selain itu BPK sebagai lembaga pemeriksa keuangan negara juga sudah menerapkan remote audit sebagai alternatif untuk melaksanakan proses audit.

Dengan adanya pendekatan remote audit ini diharapkan dapat membantu auditor dalam pelaksanaan audit di tengah pandemi Covid-19. Mengingat bahwa pentingnya audit bagi suatu perusahaan. Apalagi di tengah pademi seperti ini sudah banyak perusahaan yang menghentikan proses produksinya dikarenakan dampak dari pandemi Covid-19.