Aula sekolah di Jakut terbakar saat ada pekerjaan pengelasan

·Bacaan 1 menit

Aula Sekolah Cahaya Cemerlang di Jalan Yos Sudarso Jakarta Utara terbakar saat dilakukan pekerjaan pengelasan di aula sekolah tersebut pada Senin.

Perwira Piket Suku Dinas Penanggulangan dan Penyelamatan (Sudin Gulkarmat) Jakarta Utara, Eko Mahendro, di Jakarta, Senin, mengatakan, petugas piket Sudin Gulkarmat menerima laporan kebakaran tersebut pada pukul 13.28 WIB dan segera mengirimkan 40 personel yang mengerahkan sembilan unit mobil pemadam kebakaran.

Menurut Eko, petugas Gulkarmat yang tiba di lokasi segera bekerja memadam api serta menyelamatkan seorang pekerja yang terjebak sdalam kepulan asap di ruang aula sekolah swasta tersebut.

"Karena kondisi gelap, kami sempat mencari dia karena mungkin dia mengamankan dirinya. Alhamdulillah, kami bisa mencari dan mengeluarkannya dari ruangan itu," katanya.

Eko menjelaskan, kebakaran bermula ketika di aula sekolah tersebut dilakukan pekerjaan pengelasan. Api dari alat las yang memercik menyambar sekat pemadam suara ("glasswool") di dalam ruangan hingga membuat kebakaran.

Pekerja tersebut sempat menggunakan alat pemadam api ringan (APAR) di dalam gedung untuk memadamkan api, tapi belum maksimal. "Jadi kami langsung meluncur dari pos terdekat di sini," kata Eko.

Mulanya, asap yang cukup tebal saat pemadaman diatasi dengan menggunakan penyedot asap ("blower") portabel. Setelah itu, petugas menyelamatkan seorang pekerja yang masih tertinggal di dalam gedung.

Kemudian, petugas Sudin Gulkarmat Jakut pun memadamkan api yang masih belum berhasil dipadamkan oleh APAR.

"Alhamdulillah proses pemadaman selesai pada pukul 14.24 WIB. Yang masih terbakar kebetulan atap aulanya. Tidak ada korban jiwa, hanya tadi ada petugas yang tertinggal satu, setelah kami upayakan keluar, alhamdulillah tidak terjadi apa-apa," ujar Eko.

Baca juga: Tim Gulkarmat padamkan kebakaran di Rawabadak Jakarta Utara
Baca juga: Api lalap rumah warga di Pademangan Jakarta Utara

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel