Australia Sudah Izinkan WNI Masuk ke New South Wales dan Victoria

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menteri Koordinator bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, pemerintah Australia telah membuka akses Warga Negara Indonesia (WNI) masuk ke negara tersebut. Namun baru dua negara yang dibuka yaitu New South Wales dan Victoria.

"Selain itu, Australia juga berharap mahasiswa Indonesia bisa kembali untuk belajar di Australia," Jelas Menko Airlangga seperti dikutip dari Antara, Minggu (31/10/2021).

Selain itu, Australia juga akan mengizinkan warga negaranya melakukan perjalanan ke berbagai negara termasuk Indonesia.

"Terkait dengan vaccine travel lane, mereka (Australia) akan merevitalisasi daripada turis dan mereka akan membolehkan negaranya untuk melakukan travel ke berbagai negara termasuk Indonesia, terutama mereka yang sudah dua kali divaksin," jelas Airlangga.

Sebelumnya pemerintah Australia memang melarang warganya bepergian ke luar negeri tanpa izin. Hal ini karena semakin tingginya angka penularan Covid-19 di berbagai belahan dunia. Namun Kini Australia akan melonggarkan larangan itu menyusul tingkat vaksinasi yang meningkat.

Menko Airlangga melanjutkan, Indonesia menyampaikan kepada Australia bahwa ada kewajibkan karantina bagi warga negara asing (WNA) maupun WNI yang masuk ke Indonesia. Menurut Airlangga, Australia akan mengikuti aturan karantina tersebut.

Aturan WNA 19 Negara yang akan Masuk Indonesia

Sejumlah Warga Negara Asing (WNA) diarahkan untuk karantina menuju hotel saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (29/12/2020). Pemerintah Indonesia melarang masuk WNA dari semua negara mulai 1 hingga 14 Januari 2021 menyusul varian baru COVID-19. (Liputan6.com/Angga Yuniar)
Sejumlah Warga Negara Asing (WNA) diarahkan untuk karantina menuju hotel saat tiba di Bandara Soekarno Hatta, Tangerang, Selasa (29/12/2020). Pemerintah Indonesia melarang masuk WNA dari semua negara mulai 1 hingga 14 Januari 2021 menyusul varian baru COVID-19. (Liputan6.com/Angga Yuniar)

Pemerintah buka pintu untuk 19 negara agar bisa liburan di Bali. Negara-negara yang terpilih mulai dari Arab Saudi hingga Korea Selatan.

Satgas COVID-19 berkata beberapa negara itu bisa masuk ke Indonesia karena angka kasus harian virus corona dan positivity rate yang sudah rendah.

Izin masuk ini juga dibuka untuk mendorong pemulihan ekonomi nasional. Selama pandemi COVID-19, sektor pariwisata memang sangat terdampak.

Selain itu, tingkat vaksinasi di Bali juga sudah tinggi, sehingga kesehatan warga setempat lebih terjamin.

WNA dari 19 negara tersebut hanya boleh masuk ke Bali dan Kepulauan Riau dengan penerbangan langsung dari negaranya.

Selain dengan penerbangan langsung dari negaranya, para WNA bisa datang dengan kapar pesiar (cruise) dan kapal layar (yacht).

Penyedia tempat penginapan wajib membentuk Satgas Protokol Kesehatan untuk mengawasi dan mengendalikan penularan virus COVID-19 dari mulai persiapan, pelaksanaan, dan sampai wisatawan kembali ke negaranya dari penginapan.

Selama masa karantina 5 x 24 jam, para Satgas Kesehatan harus memastikan wisatawan asing tidak diperbolehkan keluar kamar atau villa yang dituju.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel