Australia Tetap Ekspor Daging Beku ke Indonesia

  • Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    Merdeka.com
    Tak becus garap geotermal, Dahlan pecat bos PLN dan Pertamina?

    MERDEKA.COM. Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Dahlan Iskan menyiapkan sanksi untuk Direktur Utama PLN Nur Pramudji dan Direktur Utama Pertamina Karen Agustiawan dalam masalah pemanfaatan panas bumi menjadi sumber energi listrik. Menurut Dahlan, energi panas bumi atau geotermal selama ini tidak dimanfaatkan karena ada ketidakcocokan harga antara PLN dan Pertamina. …

  • Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNnews.com
    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNNEWS.COM - Hasil survey standar hidup baru yang dilakukan oleh Ipsos Business Consulting Indonesia cukup mengejutkan …

  • Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Studentpreneur
    Pemuda Ini Dapatkan Milliaran Rupiah Dengan Membuat Jutaan Orang Terta …

    Bayangkan betapa bahagianya kalau Anda berhasil membuat puluhan juta orang tertawa, namun juga mendapatkan uang sampai puluhan milliar rupiah? Ray Chan, anak muda dari Hong Kong berhasil mewujudkannya dengan menciptakan situs komedi populer 9GAG. Tanyalah pada anak muda yang berusia di bawah 30 tahun, kebanyakan dari mereka adalah pengunjung setia 9GAG. Bahkan, saking populernya di Indonesia, sampai ada situs-situs lokal yang berusaha menjadi 9GAG-nya Indonesia. Saat ini, 9GAG dikunjungi oleh …

Jakarta (ANTARA) - Australia tetap memasukkan daging beku ke Indonesia meskipun mengancam akan menghentikan ekspor sapi ke Tanah Air.


Menteri Pertanian Suswono di Jakarta, Rabu, menyatakan, pemerintah Australia telah memberitahukan kepada pihaknya bahwa penghentian ekspor tersebut hanya untuk sapi bakalan selama enam bulan, sedangkan ekspor daging beku dan sapi perah tetap berjalan.


Menteri Pertanian mengakui, penghentian tersebut dilakukan akibat tekanan LSM Australia, yang menemukan indikasi rumah pemotongan hewan (RPH) melakukan pemotongan tidak sesuai standard animal walfare atau kesejahteraan hewan.


Menurut Suswono, penghentian ekspor tersebut seharusnya menjadikan importir memanfaatkan sapi lokal serta mengurangi ketergantungan pada impor.


Masuknya sapi impor selama ini, tambahnya, berdampak pada jatuhnya harga sapi lokal karena hanya dihargai Rp22.000 per kilogram.


Terkait dengan hasil investigasi LSM Autralia, Mentan mengatakan, pihaknya akan melakukan verifikasi terhadap rumah potong hewan untuk memastikan tidak ada pelanggaran standard animal welfare.


Verifikasi akan dilakukan tim gabungan dari universitas, tenaga ahli dari Australia-Indonesia serta dokter hewan.


"Saya berjanji akan mengumumkan nama-nama RPH yang memenuhi standar yang ditetapkan," katanya.


Sementara itu, Wakil Menteri Pertanian Bayu Krisnamurni memastikan stok daging sapi akan mencukupi kebutuhan konsumsi domestik, kendati Ausralia menyetop pengiriman sapi bakalan ke Indonesia.


Bayu juga mengatakan, saat ini masih ada stok sapi bakalan asal Australia sebanyak 150 ribu ekor hasil impor pada Januari-Mei, dan 26.500 ekor merupakan carry over atau stok akhir 2010.


"Stok 150.000 sapi itu sudah dapat mencukupi kebutuhan termasuk untuk Ramadhan dan Idul Fitri, dapat mencukupi kebutuhan hingga empat bulan, termasuk dengan impor daging sapi dan stok sapi lokal," katanya.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...