Avanza Mati Mesin Ditabrak KA Argo Sindoro di Bekasi, Satu Orang Tewas

Merdeka.com - Merdeka.com - Satu unit minibus ringsek setelah ditabrak kereta cepat Argo Sindoro di Desa Mekarsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi, Selasa (21/6). Kendaraan roda empat itu terseret hingga 1 km dan pengemudinya tewas di tempat.

Kecelakaan maut ini berawal ketika minibus Toyota Avanza yang dikemudikan Rochim (40) mengalami mati mesin ketika melalui perlintasan sebidang di kilometer 34+4 sekitar pukul 10.30 WIB. Istri dan anaknya yang berada di dalam mobil langsung keluar.

Rochim masih terus berupaya menyalakan kembali mesin mobil bernomor polisi B2539FMB. Di saat yang sama muncul kereta api Argo Sindoro yang melaju cepat menuju Jakarta.

Anak dan Istri Selamat

Seketika mobil berwarna hitam itu tertabrak. Kendaraan itu terseret sejauh satu kilometer.

"Mobil mengalami mati mesin, anak dan istrinya keluar menyelamatkan diri, korban berusaha menyalakan mesin akhirnya ketabrak, keseret sampai satu kilometer," ucap Herman (28), saksi mata di lokasi kejadian.

Warga yang melihat kejadian tersebut langsung berusaha menolong Rochim yang terjepit badan mobil. Namun warga Desa Sukadami, Kecamatan Cikarang Selatan itu sudah meninggal dunia.

Petugas Kesulitan Evakuasi Korban

Proses evakuasi korban cukup memakan waktu karena badan mobil yang ringsek menyulitkan petugas. Setelah sekitar satu jam, jenazah korban bisa diangkat dan langsung dibawa ke RSUD Kabupaten Bekasi.

Kanit Shabara Polsek Tambun AKP Bambang Faroubi yang berada di lokasi kejadian mengatakan anak dan istri korban berhasil menyelamatkan diri ketika mesin mobil yang ditumpanginya mati.

"Istrinya dan anaknya berhasil menyelamatkan diri, korban masih di dalam mobil, tertabrak kereta keseret ada satu kilometer," ucapnya.

Kasus kecelakaan kereta api dengan mobil minibus ini masih ditangani Polsek Tambun dan Polres Metro Bekasi. [yan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel