Awal 2022, Aplikasi JakLingko Bisa Digunakan untuk 4 Moda Transportasi Ini

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta Pemerintah akan segera meluncurkan aplikasi JakLingko sebagai salah satu aplikasi untuk akses transportasi terintegrasi di wilayah Jabodetabek. Nantinya, aplikasi ini bisa digunakan untuk membayar tiket di empat transportasi antarmoda yang terintegrasi, yaitu MRT, LRT, Transjakarta, serta Commuter Line.

Direktur Utama PT JakLingko Indonesia, Muhammad Kamaluddin menargetkan aplikasi antarmoda JakLingko akan bisa diunduh secara terbatas mulai Januari 2022 mendatang. Kendati begitu, penyesuaian tarif terintegrasi ditarget mulai Maret 2022.

Kamaluddin mengatakan, saat ini pihak PT JakLIngko Indonesia masih melakukan perluasan uji coba aplikasi dan kartu yang bisa digunakan di empat transportasi antarmoda yang terintegrasi tersebut.

“Sementara mikro trans dan bus di luar koridor masih belum bisa, kami masih terus melakukan perluasan, Januari 2022, semua halte dan stasiun sudah terhubung penuh dengan JakLingko akan bisa digunakan, namun masih dengan tarif masing-masing moda transportasi," katanya dalam konferensi pers pasca uji coba aplikasi JakLingko di Jakarta, Senin (4/10/2021), dikutip dari Liputan6.com.

Masih Uji Coba

Aplikasi antarmoda JakLingko akan bisa diunduh secara terbatas mulai Januari 2022. Penyesuaian tarif terintegrasi ditarget mulai Maret 2022.
Aplikasi antarmoda JakLingko akan bisa diunduh secara terbatas mulai Januari 2022. Penyesuaian tarif terintegrasi ditarget mulai Maret 2022.

Sebelumnya, Menteri BUMN Erick Thohir, Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi, dan Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan memperkenalkan aplikasi JakLingko bertepatan dengan peresmian penataan kawasan stasiun Tebet, Rabu (29/9/2021) lalu.

Kamaluddin menyebut, sejak saat itu, pihaknya masih terus melakukan uji coba aplikasi pada beberapa moda transportasi. Ada tiga fase uji coba, pada uji coba tahap satu saat ini, telah diuji pada sekitar 500 pengguna terbatas yang memanfaatkan sekitar 130 gate integrasi di berbagai moda transportasi.

Targetnya, ada Desember 2021 mendatang, akan ada 1300 gate integrasi di moda transportasi Transjakarta, MRT, LRT, dan Commuter Line yang bisa digunakan oleh akun JakLingko.

Tarif Murah

Aplikasi antarmoda JakLingko akan bisa diunduh secara terbatas mulai Januari 2022. Penyesuaian tarif terintegrasi ditarget mulai Maret 2022.
Aplikasi antarmoda JakLingko akan bisa diunduh secara terbatas mulai Januari 2022. Penyesuaian tarif terintegrasi ditarget mulai Maret 2022.

Lebih lanjut ia mengatakan, bahwa terkait tarif integrasi moda transportasi ini masih digodok oleh tim dari JakLingko dan Kemenhub. Namun ia memastikan tarif terintegrasi nanti akan lebih murah dari tarif gabungan antar moda yang berlaku. Ia menyebut, tarif murah sesuai dengan profil pengguna yakni Veteran, Pelajar, hingga Lansia ditarget berlaku pada Maret 2022 mendatang.

“Manfaat dari sistem integrasi JakLingko Indonesia adalah kemudahan untuk melakukan perjalanan antar moda di Jabodetabek, dari rumah sampai kantor, sekolah, tempat belanja mudah terhubung campuran antarmoda yang efektif dan rekomendasi terhemat,” tuturnya.

“Dari aplikasi kami bisa lakukan pembayaran secara praktis semua moda tersebut. Gak perlu ganti kartu. Dengan tujuan supaya tarif ini (transportasi) lebih terjangkau,” tambahnya.

Sementara itu, layaknya kartu Multi Trip Kereta Commuter Indonesia, kartu JakLingko akan bisa didapatkan pada vending machine yang akan tersedia di hampir seluruh stasiun dan halte transportasi. Kemudian, ia menyebut akan segera memperluas cakupan ke toko-toko ritel untuk memudahkan pengguna transportasi umum.

“Ini sebagai bagian dari komitmen kami, selain menghadirkan harga yang murah bagi pengguna sesuai dengan profil pengguna, harapannya juga bisa mendorong penggunaan transportasi umum, kami optimis pada 2022 pengguna transportasi umum dan aplikasi JakLingko akan meningkat,” pungkasnya.

#Elevate Women

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel