Awal Karier Karim Benzema Sebelum Moncer di Real Madrid: Kecil, Kurus, Jarang Bicara, dan Sangat Pemalu

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Jakarta - Jelang laga leg pertama semifinal Liga Champions 2021/2022 antara Manchester City versus Real Madrid, Rabu (25/04/2022) dini hari WIB, nama Karim Benzema jadi sorotan.

Maklum striker Timnas Prancis itu sedang menjalani musim fantastis pada 2021/2022. Total ia sudah mengemas 39 gol dari 40 pertandingan.

Namun tahukah Anda, Karim Benzema hanyalah seorang pemain yang lahir di kota kecil bernama Bron Terraillon, Bron. Menariknya kota ini dikenal sebagai sarang kejahatan.

Nah SC Bron-Terraillon merupakan klub lokal temmpat di mana Karim Benzema menimba ilmu sepak bola. SunSport pun berkesempatan mewawancara pelatih sang pemain saat masih kecil, Frederic Rigolet.

Secara khusus Rigolet yang melatih Karim Benzema tahun 1995 terkejut pemain yang beragama muslim itu bisa menjadi pesepak bola sukses.

"Dia kecil dan kurus, justru saudaranya lebih berotot dan lebih tinggi. Dia tidak banyak berbicara dan sangat pemalu. Dia selalu seperti itu, tidak banyak bicara dan bahkan sampai sekarang," kata Rigolet.

Namun Karim Benzema kecil, dikisahkan Rigolet memang sudah begitu keranjingan sepak bola. Menurutnya eks anak asuhnya itu sering menambah porsi latihannya.

"Ketika dia masih muda, dia hanya bermain sepak bola dan selalu memegang bola di tangannya. Dia bermain di depan tembok dan hanya mengoper ke dirinya sendiri," kata Rigolet menuturkan.

"Bahkan ketika dia sedikit lebih tua di Lyon sekitar usia 14, 15, dia akan kembali dan berlatih sendirian di depan tembok ketika dia tidak berlatih," lanjutnya.

Masih Setia

<p>Karim Benzema. (AFP)</p>

Karim Benzema. (AFP)

Rigolet menyebut meski sudah sukses, Karim Benzema dan keluarga besarnya masih tetap bertahan di Bron Terraillon.

"Mereka hanya orang biasa. Keluarganya datang ke sini karena mereka tahu orang tidak akan mengganggu mereka," ujar Rigolet.

Pada akhirnya sekali lagi ia mengatakan sama sekali tidak menyangka Karim Benzema bisa menjadi pemain besar.

"Dia hanya seorang pria dari daerah kami. Sejujurnya, kami tidak bisa membayangkan dia akan menjadi pemain seperti sekarang," Rigolet mengungkapkan.

"Saya suka melatihnya tetapi saya tidak menyangka dia akan menjadi bintang seperti sekarang ini," tambahnya.

Sumber: The Sun

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel