Awal Pekan, IHSG Melaju 6 Poin

  • Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNnews.com
    Survei Ipsos: 'Standar Hidup di Jakarta Lebih Mahal dari New York dan …

    TRIBUNNEWS.COM - Hasil survey standar hidup baru yang dilakukan oleh Ipsos Business Consulting Indonesia cukup mengejutkan …

  • Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    Merdeka.com
    Alasan investor asing gandrungi capres Jokowi dan Prabowo

    MERDEKA.COM. Pemilihan umum legislatif telah berakhir. Fase selanjutnya ialah pemilihan presiden. Di fase kedua ini, dua partai politik dengan masing-masing capresnya dijagokan untuk juara yakni PDIP dengan Jokowi dan Gerindra dengan Prabowo.Dalam pileg lalu, berdasarkan hasil hitung cepat, dua partai ini menempati posisi empat besar peraup suara terbanyak bersanding bersama Golkar dan Demokrat. Namun, hanya PDIP dan Gerindra yang kini tengah menjadi sorotan di sektor bisnis karena figur …

  • Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura

    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura

    Tempo
    Industri Kertas Indonesia Kalah dari Singapura

    TEMPO.CO , Jakarta: Meski memiliki pasokan bahan baku kertas yang besar, Indonesia masih kalah dari Singapura dalam hal ekspor produk cetakan. Ketua Umum Persatuan Perusahaan Grafika Indonesia (PPGI) Jimmy Junianto mengatakan saat ini nilai ekspor barang cetakan Indonesia baru mencapai US$ 226 juta, hanya seperenam dari nilai ekspor produk cetakan Singapura yang sebesar US$ 1,5 miliar. …

INILAH.COM, Jakarta – Awal pekan ini, IHSG dibuka naik 6 poin. Reli bursa global dan regional menjadi penyemangat kenaikan indeks.

Pada perdagangan Senin (17/9/2012), IHSG dibuka menguat 5,77 poin  (0,14%) ke level 4.262,765. Sedangkan indeks saham unggulan LQ45 naik 1,37 poin (0,19%) ke level 733,897.

Adrianus Bias dari Samuel Sekuritas memperkirakan IHSG menguat, seiring sentimen positif dari bursa regional. “Meski cukup rawan profit taking, indeks akan mencoba mencetak level tertinggi baru dengan resistance di level 4.275,”ujarnya.

Ia pun menilai, saham-saham sektor tambang akan menguat hari ini seiring reli bursa komoditas di akhir pekan kemarin.

Bursa  AS  masih meneruskan  relinya dengan menguat sekitar 0,4%, memfaktorkan euforia peluncuran QE3 oleh The Fed yang berimplikasi pada penguatan harga komoditas dunia dan  kembali pulihnya toleransi resiko investor yang ditandai dengan koreksi indeks dolar dan  treasury bill AS.

Harga komoditas di akhir pekan lalu menguat signifikan dengan harga minyak melanjutkan rally-nya ke level US$99/barel diikuti mayoritas harga metal dunia yang menguat signifikan seperti Tembaga (+3.8%), Nikel (+6.1%) dan Timah (+6.5%).

Bursa Asia pagi ini dibuka menguat 0,5% memfaktorkan penguatan harga komoditas dunia, sementara bursa Jepang tutup karena libur nasional.  [ast]

 

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.

Memuat...