Awan 'Malaikat', Wujud Syukur Bergoglio Jadi Paus  

TEMPO.CO, Florida - Sebuah awan berwarna jingga muncul di langit Florida Royal Beach, Amerika Serikat, beberapa jam setelah Jorge Mario Bergoglio muncul di muka publik Vatikan. Awan itu menjadi perhatian penduduk Florida karena bentuknya yang tak biasa, mirip dengan melaikat bersayap yang tengah meluncur ke atas langit.

Penampakan awan mirip malaikat itu diabadikan channel berita WPTV yang langsung mengunggahnya ke laman Facebook mereka. Dalam sekejap, berita itu telah menjalar ke pelbagai belahan dunia, seperti virus. (Lihat Foto Awan Berbentuk Malaikat Tampak Setelah Paus Baru Terpilih)

"Banyak orang yang menganggap penampakan itu sebagai wujud syukur atas terpilihnya Bergoglio," tulis Huffington Post, Kamis, 14 Maret 2013. "Tapi tidak sedikit juga yang skeptis atas anggapan itu."

Bergoglio resmi menjadi pengganti Paus Benediktus XVI pada Rabu, 13 Maret 2013. Uskup agung dari Argentina Selatan itu memilih nama Paus Francis sebagai julukannya.

Selama masa pelayanannya, Bergoglio sibuk mengawasi gereja-gereja di Amerika Selatan. Ia bahkan dikenal dengan tindakannya memodernisasi gereja Argentina yang terkenal paling konservatif di Amerika Latin.

Dalam kesehariannya, Bergoglio hidup dalam kesederhanaan. Alih-alih menetap di istana keuskupan, ia memilih tinggal di apartemen pribadinya, di luar Buenos Aires.

Terpilihnya Bergogolio sebagai paus merupakan kejutan bagi penduduk dunia. Sebab, dia merupakan paus pertama yang berasal dari luar Eropa. "Terpilihnya Bergoglio membuat warga Argentina bersuka-cita." Simak berita dari Vatikan lainnya di sini.

HUFFINGTON POST | NEWS NET 5 | CORNILA

Baca juga:

Sisi Kelam Paus Fransiskus Bergoglio

Ini Cuit Pertama Paus di Twitter

Pesan di Balik Pilihan Nama Paus Fransiskus

5 Hal Perlu Diketahui tentang Paus Fransiskus

Kisah Cinta Pertama Paus Fransiskus

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.