Awas Jadi Korban, Sebaran Hoaks Seputar Covid-19 Alami Kenaikan

·Bacaan 1 menit
Ilustrasi Hoaks. (Freepik)

Liputan6.com, Jakarta- Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) mencatat kenaikan sebaran hoaks seputar Covid-19, kondisi ini harus diwaspadai agar kita tidak menjadi korban informasi palsu tersebut.

Dikutip dari situs kominfo.go.id, pada Kamis (15/7/2021) temuan isu hoaks seputar Covid-19 mencapai 1.748 temuan dengan sebaran hoaks mencapai 3.799.

Hoaks tentang Covid-19 tersebut tersebar diberbagai media sosial, yaitu Facebook sebanyak 3.177, Instagram 26, Twitter 547 dan YouTube 49.

Dari 3.799 sebaran hoaks seputar Covid-19 hari ini, sebanyak 3.345 telah ditindak lanjuti dengan menghapusnya dan 113 telah diserahkan ke penegak hukum.

Temuan dan sebaran tersebut mengalami kenaikan dibanding Rabu (14/7/2021). Berdasarkan catatan Kominfo, temuan hoaks seputar Covid-19 pada saat itu mencapai 1.742 dengan sebaran hoaks mencapai 3.792.

Sebaran hoaks seputar Covid-19 sebanyak 3.792 konten tersebar diberbagai media sosial dengan sebaran lewat Facebook mencapai 3.170. Instagram 26, Twitter 547, dan YouTube 49.

Dari 3.792 sebaran hoaks seputar Covid-19 hari ini, sebanyak 3.342 telah ditindak lanjuti dengan menghapusnya dan 113 telah diserahkan ke penegak hukum.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Melawan hoaks sama saja melawan pembodohan. Itu yang mendasari kami membuat Kanal Cek Fakta Liputan6.com pada 2018 dan hingga kini aktif memberikan literasi media pada masyarakat luas.

Sejak 2 Juli 2018, Cek Fakta Liputan6.com bergabung dalam International Fact Checking Network (IFCN) dan menjadi patner Facebook. Kami juga bagian dari inisiatif cekfakta.com. Kerja sama dengan pihak manapun, tak akan mempengaruhi independensi kami.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Ingin lebih cepat mendapat jawaban? Hubungi Chatbot WhatsApp Liputan6 Cek Fakta di 0811-9787-670 atau klik tautan berikut ini.

Simak Video Berikut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel