Awas Tertipu Hoaks Keamanan Vaksin Covid-19, Simak Faktanya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta- Informasi hoaks tentang keamanan vaksin Covid-19 yang mengerikan masih beredar di tengah masyarakat, ini menimbulkan keraguan terhadap program vaksinasi yang sedang dilakukan pemerintah.

Agar tidak percaya pada hoaks tentang keamanan vaksin, Anggota COVAX Independent Allocation of Vaccines Group (IAVG) Profesor Tjandra Yoga Aditama memaparkan keamanan vaksin Covid-19 yang sudah disuntikan, ada tiga fakta untuk mengetahui keamanan vaksin.

"Keamanan vaksin ada 3 hal yang bisa dipakai jadi patokan," kata Tjandra, dalam Virtual Class Cek Fakta Liputan6.com in collaboration with IFCN dan WhatsApp, Jumat (28/5/2021).

Tjandra menyebutkan, acuan kemanan vaksin Covid-19 pertama adalah mendapat persetujuan lembaga kesehatan negara, WHO dan telah melewati tahap penelitian menggunakan hewan dan manusia.

"Penelitiannya nggak cuma satu tapi banyak, nggak cuma satu orang bisa ratusan orang," tuturnya.

Acuan ke dua vaksin Covid-19 sudah mendapat izin edar dari negara setempat dan WHO. Izin tersebut tidak dikeluarkan begitu saja, semua data secara lengkap dikompilasi sampai ada kesimpulan vaksin ini aman dan WHO menyatakan vaksin aman.

Berikutnya jumlah vaksin Covid-19 yang telah disuntikan, saat ini tercatat sudah 1,7 miliar dosisi vaksin Covid-19 disuntikan ke manusia dan terbukti aman.

Menurut Tjandra, jika terjadi sesuatu pada tubuh setelah imunisasi, perlu ditinjau terlebih dahulu. Untuk membuktikan reaksi tersebut berhubungan dengan vaksin atau tidak.

"Ada orang divaksi terjadi sesuatu sesudah itu, belum berati berhubungan dengan itu, kita cek dulu makanya Kejadian Ikutan Pasca Imunisasi (KIPI), memang ada, imunisasi ada kejadian, tapi belum tentu berhubungan," tuturnya.

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Tentang Cek Fakta Liputan6.com

Liputan6.com merupakan media terverifikasi Jaringan Periksa Fakta Internasional atau International Fact Checking Network (IFCN) bersama puluhan media massa lainnya di seluruh dunia.

Cek Fakta Liputan6.com juga adalah mitra Facebook untuk memberantas hoaks, fake news, atau disinformasi yang beredar di platform media sosial itu.

Kami juga bekerjasama dengan 21 media nasional dan lokal dalam cekfakta.com untuk memverifikasi berbagai informasi yang tersebar di masyarakat.

Jika Anda memiliki informasi seputar hoaks yang ingin kami telusuri dan verifikasi, silahkan menyampaikan kepada tim CEK FAKTA Liputan6.com di email cekfakta.liputan6@kly.id.

Simak Video Berikut

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel