Ayah Mazepin Kalah dalam Kasus Akuisisi Force India

Adam Cooper
·Bacaan 2 menit

Mazepin lewat rilis yang dikeluarkan perusahaan kimia miliknya, Uralkali, mengaku kecewa sekaligus puas. Mereka menegaskan akan melanjutkan proses mencari keadilan.

“Meski Uralkali kecewa dengan keputusan pengadilan, sungguh menyenangkan ketika pengadilan mengonfimarsi sejumlah pernyataan sebelumnya, termasuk fakta bahwa tawaran Urakali untuk aset tim Force India F1 lebih tinggi dari tawaran pemenang,” bunyi rilis mereka.

“Uralkali bermaksud mencari izin untuk mengajukan banding terhadap keputusan hari ini dan terus melindungi haknya sesuai prosedur hukum yang berlaku.”

Pada 2018, Uralkali berusaha membeli Force India. Ia mengajukan tawaran yang diyakininya paling tinggi.

Proses penjualan dihentikan akibat saling klaim antara bank-bank India dengan pemilik Dr Vijay Mallya. Rencana A, penjualan saham perusahaan Force India, juga beralih ke rencana B, pelepasan aset-aset tim.

Aset tersebut dilego ke konsorsium Racing Point yang dipimpin Lawrence Stroll. Belum pernah terjadi, perusahaan baru didirikan untuk mengambil alih pendaftaran tim dan menjalankan mobil mereka di bawah nama baru. Langkah ini direstui FIA dan F1.

Baca Juga:

Tes Abu Dhabi, Mercedes Jelaskan Pencoretan Mazepin Haas Tuntaskan Kasus Mazepin secara Tertutup

Ayah pembalap anyar Haas F1, Nikita Mazepin, tersebut lantas membawa kasus ini ke meja hijau. Ia melawan Geoff Rowley dan Jason Baker dari FRP Advisory, firma yang ditunjuk sebagai administrator.

Uralkali menuduh FRP gagal mengadakan proses penjualan yang adil dan tepat. Perusahaan Rusia itu menilai para administrator lalai dalam menentukan pemenang lelang yang mestinya didasarkan tawaran paling menguntungkan dan tidak menjalankan proses lelang untuk semua penawar.

Perwakilan FRP Advisory itu juga dituding membocorkan informasi rahasia kepada Stroll soal tawaran Urakali. Hakim Robert Miles menolak semua tuduhan tersebut.

FRP Advisory tak mau kalah. Lewat pernyataan yang diterima Motorsport.com, mereka menyatakan gembira dengan hasilnya.

“Yang Mulia Hakim Miles tidak hanya membatalkan klaim Uralkali secara keseluruhan, dia juga menemukan bahwa Tuan Rowley menjalankan proses penjualan secara adil dan tepat,” kata mereka.

“Keputusan tersebut menunjukkan posisi FRP sejak awal, di mana para administrator menunaikan tugas dengan efisien dan profesional serta terikat dengan semua pihak secara adil.”