Ayah Tuang BBM ke Botol saat Kompor Menyala, Bocah 5 Tahun Tewas dan Keluarga Kritis

Merdeka.com - Merdeka.com - Kebakaran terjadi di Jalan Rajawali, Kecamatan Ilir Timur II, Palembang, Senin (29/8) malam. Akibat peristiwa itu, seorang bocah berusia lima tahun, RP tewas, sedangkan kedua orang tua dan kakaknya kritis.

Kebakaran terjadi setelah ayah korban, RH (35) menuangkan bahan bakar minyak jenis pertalite ke botol bekas minuman mineral untuk dijual kembali di kios depan rumahnya. Dalam waktu bersamaan, ibunya menyalakan kompor di dapur untuk memasak.

Tiba-tiba api menyambar ke jeriken di kios hingga terjadi ledakan. Api cepat membesar dan membakar kios jualan.

Api membakar korban dan kedua orang tuanya serta kakaknya. Luka bakar yang diderita korban sangat serius sehingga menyebabkan nyawanya tak tertolong.

Ayah, Ibu dan Kakak Kritis


Sementara orang tuanya, RH, KD (30), dan kakaknya NR (14) harus dilarikan ke rumah sakit karena turut terbakar cukup parah.

Kapolsek Ilir Timur II Palembang Kompol Fadilah Erni mengungkapkan, warga sebenarnya sudah cukup cepat memadamkan api, baik di kios maupun para korban. Hanya saja kobaran api sangat besar sehingga menyulitkan evakuasi.

"Kejadiannya saat menuangkan BBM ke botol, ada yang menyalakan kompor. Spontan api menyambar BBM dan semuanya terbakar, seorang bocah meninggal," ungkap Fadilah, Selasa (30/8).

Meski keterangan saksi menyebutkan adanya kelalaian pribadi, polisi masih perlu melakukan penyelidikan. Petugas memasang garis polisi di lokasi untuk memudahkan olah TKP.

"Kami masih lakukan pendalaman, saksi korban akan dimintai keterangan jika kondisinya membaik," kata dia. [yan]