Ayam jantan dari sampah: Bengkel kerja Indonesia ubah sampah jadi dekorasi

INDRAMAYU, Indonesia, 19 November (Reuters) - Sebuah bengkel kerja di Indonesia mengubah limbah industri dan bulu ayam menjadi model dekoratif ayam jago, dalam upaya mengurangi limbah dan menghasilkan pendapatan bagi pekerja bergaji rendah.

Ketika ayam berkokok di latar belakang, pemilik bengkel, Tarjaya memimpin sebuah tim dalam membuat sosok ayam seukuran aslinya dari limbah pabrik seperti busa, karet, dan sisa kain, ditutupi dengan bulu yang dikumpulkan dari rumah pemotongan ayam.

"Ketika saya melihat sampah, saya merasa kasihan," kata Tarjaya, yang hanya menggunakan satu nama. "Itu harus dibuat menjadi karya seni, misalnya, sehingga semua orang bisa mendapat keuntungan dan memanfaatkannya."

Pria berusia 35 tahun ini mempekerjakan hingga 10 orang, termasuk pemulung, pedagang keliling, dan buruh tani.

Dengan bantuan mereka, Tarjaya dapat menghasilkan hingga 200 model ayam per bulan, masing-masing dijual seharga Rp250.000 (18 dolar AS). Beberapa digunakan sebagai alat peraga untuk pelatihan adu ayam.

Model ayam dijual secara luas di luar kota dan bahkan di luar negeri, dengan media sosial melayani untuk memamerkan mereka.

Indonesia menghasilkan 175.000 ton sampah per hari, menurut kementerian lingkungan hidup dan kehutanannya.

"Produk ini terbuat dari limbah daur ulang sangat kreatif," kata Herman bin Anshor, yang menggunakan boneka ayam jantan untuk membantu ayam petarungnya berlatih.