Ayatollah Ali Khamenei: Serangan roket Iran 'tamparan' bagi AS

DUBAI (Reuters) - Pemimpin Spiritual Iran Ayatollah Ali Khamenei, Rabu, mengatakan bahwa serangan roket Teheran terhadap sejumlah target AS di Irak menjadi "tamparan" bagi Amerika Serikat dan kini AS harus membawa pulang pasukannya dari wilayah tersebut.

Iran mengatakan pihaknya menembakkan belasan roket terhadap target AS pada Rabu diri hari sebagai aksi balasan tewasnya komandan Iran Qassem Soleimani dalam serangan pesawat nirawak AS pekan lalu.

"Aksi militer seperti ini tidak cukup. Yang penting adalah menyudahi kehadiran Amerika yang korup di wilayah tersebut," kata Khamenei saat berpidato di TV, menggambarkan serangan roket tersebut sebagai "tamparan" bagi Washington.

"Wilayah ini tidak akan menerima kehadiran Amerika," katanya, mengulangi permintaan lama Teheran untuk Washington agar menarik pasukannya.

Khamenei juga mengesampingkan dilanjutkannya kembali pembicaraan dengan Washington mengenai kesepakatan nuklir 2015. "Pembicaraan dan duduk untuk melakukan perundingan menjadi awal dari campur tangan (AS)," katanya.

Amerika Serikat hengkang dari pakta nuklir antara Teheran dan negara besar dunia pada 2018 dan sejak itu kembali memberlakukan sanksi ketat, menurunkan ekspor minyak Iran dan melumpuhkan ekonomi mereka.

Iran melonggarkan komitmennya terhadap pakta nuklir 2015.

Khamenei juga mengatakan Amerika Serikat sedang berupaya melenyapkan gerakan Hizbullah yang bersekutu dengan Iran dalam upaya membantu Israel.