Ayo Beli Produk Dalam Negeri!, Ajak Menperin agar IKM Naik Kelas

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta Kementerian Perindustrian menyelenggarakan acara puncak Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia (Gernas BBI), di Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis 20 Mei 2021. Acara ini mengambil tema Festival Joglosemar: Artisan of Java.

Pada kesempatan tersebut, Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita membuka dengan membaca pantun menarik.

"Menyambut pagi di Borobudur, sembari berkumpul menikmati secangkir kopi. Untuk Indonesia yang makmur, ayo beli produk dalam negeri," ujar dia, Jumat (21/5/2021).

Menperin mengatakan, sesuai arahan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi yang juga selaku Koordinator Gernas BBI dan Ketua Timnas Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN) Luhut Binsar Pandjaitan, bahwa masyarakat Indonesia bisa mendukung produk industri nasional dengan menggunakan dan membelinya.

"Karena akan menumbuhkan sektor industrinya, sehingga dapat menopang perekonomian," tuturnya.

Terlebih, saat ini, pelaku industri kecil dan menengah (IKM) dinilai telah mampu menghasilkan berbagi produk yang dibutuhkan oleh pasar domestik. Bahkan, kualitas produk yang dihasilkan sudah sangat kompetitif dan siap ekspor.

"Artinya, apapun itu kebutuhannya, semua produknya sudah bisa diciptakan oleh anak bangsa kita sendiri," ujar dia.

Peran Aktif Masyarakat

Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara halalbihalal secara virtual di Jakarta. (Dok Kemenperin)
Menteri Perindustrian (Menperin) Agus Gumiwang Kartasasmita pada acara halalbihalal secara virtual di Jakarta. (Dok Kemenperin)

Menperin meminta peran aktif masyarakat untuk turut membeli aneka produk yang ditawarkan dan menyemarakkan penyelenggaraan Festival Joglosemar.

Sehingga, ajang tersebut bisa menjadi momentum untuk membangkitkan gairah usaha para pelaku IKM di seluruh wilayah Indonesia.

"Saatnya IKM kita bisa naik kelas. Seperti yang disampaikan oleh Bapak Presiden, bahwa usaha sektor IKM tersebar di seluruh pelosok tanah air, dengan jenis usaha dan produknya yang sangat beragam, melibatkan banyak warga sekitar, menciptakan lapangan kerja baru, dan mampu menyerap banyak tenaga kerja," tekannya