Ayo Main 30 Menit Sehari untuk Mengatasi Kebosanan Anak di Rumah

·Bacaan 1 menit

Fimela.com, Jakarta Masa pandemi yang berlangsung selama 9 bulan membuat orang dewasa sangat jenuh melakukan aktivitas dengan berbagai keterbatasan. Apalagi anak-anak. Kejenuhan anak-anak saat pandemi memberikan tantangan tersendiri bagi orangtua, terutama yang melakukan WFH.

Psikolog Klinis Anak, Anastasia Satriyo menuturkan salah satu cara untuk mengatasi kejenuhan pada anak adalah dengan bermain.

"Anak-anak itu dalam masa perkembangan. Sehingga perlu menambah kualitas bermain. 30 menit waktu bermain sudah sangat cukup asal berkualitas. Orangtua bisa melibatkan anak untuk melakukan bermain dengan aktivitas fisik," kata Anastasia.

Orangtua memiliki peran utama untuk memenuhi hak bermain anak. Pasalnya, anak usia di bawah 10 tahun mencerna segala sesuatnya dengan bermain. Sehingga orangtua diusahakan hadir 30 menit dalam sehari.

"Jika ada hari tertentu yang orangtua sibuk, bisa dijadwalkan waktu bermain dan dikomunikasikan ke anak. Anak butuh kepastian kapan ia memiliki waktu bermain," lanjut Anas.

Program Ayo Main

Mengatasi rasa jenuh pada anak, IKEA Indonesia mengajak orangtua untuk tidak melewatkan momen bermain (Foto: IKEA)
Mengatasi rasa jenuh pada anak, IKEA Indonesia mengajak orangtua untuk tidak melewatkan momen bermain (Foto: IKEA)

Untuk mendukung kualitas bermainn anak, IKEA menginisiasi kampanye Ayo Main. Dengan tema "Maknai Setiap Momen" orangtua diharapkan mampu memaknai setiap momen bermain bersama anak. Terutama bermain di rumah selama masa pandemi.

Kampanye Ayo Main terdiri dari beragam kegiatan. Seperti kolaborasi IKEA dengan Save The Children untuk kegiatan 1 toy = 1 euro. IKEA juga menghadirkan inspirasi kegiatan bermain anak di rumah melalui situs resmi IKEA Indonesia.

IKEA pun mengatakan kompetisi menggambar yang bisa diikuti anak maksimal 12 tahun pada 5-22 November 2020. 50 gambar terbaik anak dipilih menjadi 15 peserta melalui sistem penjurian dan voting melalui akun Facebook IKEA mulai 27-30 November 2020.

15 gambar terbaik dari anak Indonesia akan dikirim ke IKEA Global untuk dipilih kembali menjadi 6 pemenang. Pemenang gambar merupakan gambar yang paling unik, otentik, dapat dapat dijadikan boneka. Nantinya, dari gambar yang dibuat akan dijadikan sebagai desain mainan boneka IKEA dalam koleksi SAGOSKATT.

Simak video berikut ini

#changemaker