Aziz: Pengrajin Sutra Sengkang Harus Sejahtera

Aziz: Pengrajin Sutra Sengkang Harus Sejahtera

Laporan Wartawan  Tribun Timur/ Ilham

TRIBUNNEWS.COM WAJO-Calon Wakil Gubernur Sulsel nomor urut satu Abdul Aziz Qahhar Mudzakkar menyatakan komitmennya untuk memajukan ekonomi kerakyatan di Wajo.

Pasangan Ilham Arief Sirajuddin ini saat silaturrahmi dengan beberapa pengrajin kain sutra di Pasar Tempe, Kota Sengkang, Kabupaten Wajo, Minggu (13/1/2013). Aziz didampingi anggota DPR RI Akbar Faisal, mantan bupati Wajo Andi Asmidin, Anggota DPRD Sulsel Sanusi Karateng dan Asriadi Mayang.

''Tidak ada alasan pengrajin sutra di Sengkang tidak sejahtera. Salah satu perhatian kami kalau terpilih adalah komitmen kami pada ekonomi kerakyatan, saya sudah mengusulkan ke Menpan supaya seluruh propvinsi di nusantara, menggunakan seragam batik lokal pada hari Jumat," kata Aziz di industri pengolahan sutra milik H Arifuddin, Pasar Tempe.

Untuk memberdayakan usaha kerakyatan ini, lanjut Aziz, IA akan memilih salah satu produk lokal andalan yakni batik pucuk-pucuk sebagai ciri khas yang akan dijadikan seragam resmi pegawai provinsi dan kabupaten/ kota se-Sulsel.

Namun, menurut Aziz, jika di kabupaten lain juga terdapat ciri khas lokalnya sendiri maka akan disesuaikan dengan kesepakatan bersama untuk mengangkat masing-masing keunikan daerahnya.

Baca   Juga  :

  • Harga Sayuran dan Bumbu Dapur Naik 9 menit lalu
  • Pemilihan Gubernur Sulsel
    Saat Bayi di Sopeng , Ilham Tertukar Bantal 20 menit lalu
  • Tim SAR Manado Selamatkan 5 Warga Filipina di Laut 56 menit lal
Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.