B20 serukan persatuan dan kerja sama untuk pemulihan ekonomi global

Para pemimpin bisnis dunia menyerukan kerja sama internasional yang lebih solid untuk mendorong pemulihan yang lebih kuat dan pertumbuhan yang inklusif dan berkelanjutan dalam Konferensi Tingkat Tinggi (KTT) Bisnis 20 (Business 20/B20) di Bali.

KTT B20 itu sendiri merupakan pihak yang dinilai mewakili suara dari kalangan bisnis di Kelompok 20 (Group of 20/G20).

Dalam upacara penutupan dari KTT yang berlangsung selama dua hari itu pada Senin (14/11), Presiden Republik Indonesia (RI) Joko Widodo, yang akrab disapa Jokowi, mendesak komunitas bisnis global untuk tetap optimistis dan bekerja bersama demi pemulihan global.

"Saya sampaikan bahwa untuk setiap masalah atau tantangan selalu ada hikmahnya. Jadi, jangan pesimistis," kata Presiden Jokowi, seraya menyebutkan berbagai krisis yang dihadapi dunia saat ini, termasuk pandemi COVID-19 yang masih terjadi, ketegangan geopolitik, serta krisis pangan, energi, dan keuangan.

Ketua B20 Indonesia Shinta Widjaja Kamdani mengatakan KTT B20 tahun ini mempertemukan berbagai komunitas bisnis global dengan tujuan memberikan rekomendasi kebijakan yang dapat ditindaklanjuti kepada para pemimpin G20 di bidang kebijakan ekonomi, investasi, perdagangan, dan sebagainya.

Ketua Kamar Dagang dan Industri (KADIN) Indonesia Arsjad Rasjid, yang menjadi penyelenggara B20 Indonesia, mengatakan KTT B20 diselenggarakan dengan harapan dapat menyatukan para pemimpin bisnis dan penggagas global untuk mengatasi berbagai isu ekonomi yang mendesak dari perspektif bisnis, serta menemukan konsensus dan tujuan bersama pada perkara-perkara prioritas, sehingga dapat bergerak maju dalam satu kesatuan.

KTT B20, yang merupakan KTT perwakilan bisnis dari perekonomian-perekonomian anggota G20, berfungsi sebagai platform penting bagi perusahaan-perusahaan di seluruh dunia untuk berpartisipasi dalam tata kelola ekonomi global.

KTT para pemimpin G20 dijadwalkan berlangsung pada Selasa (15/11) dan Rabu (16/11) di pulau wisata Bali.

Mengusung tema "Pulih Bersama, Bangkit Perkasa" (Recover Together, Recover Stronger), KTT G20 akan berfokus pada tiga isu prioritas, yaitu arsitektur kesehatan global, transisi energi berkelanjutan, dan transformasi digital.