B20 Summit Indonesia 2022 Tawarkan Kemudahan Investasi di Ibu Kota Baru Nusantara

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Otorita IKN Nusantara, Bambang Susantono menjabarkan sejumlah insentif bagi calon investor yang hendak menanamkan investasi di proyek IKN Nusantara, Kalimantan Timur.

Hal itu dibicarakannya dalam gelaran acara B20 Summit Indonesia, Senin (14/11), jelang diselenggarakannya konferensi tingkat tinggi, atau KTT G20 Bali.

Bambang mengatakan, dalam pembangunan proyek infrastruktur di Tanah Air, Pemerintah RI hanya bisa menyokong 60 persen kebutuhan dana. Guna menambal sisanya, pemerintah membuka kesempatan bagi pihak swasta untuk ikut serta melalui skema public private partnership (PPP).

Pun juga dalam membangun IKN Nusantara, di mana sokongan swasta lebih besar empat kali lipat dibanding kekuatan modal yang dimiliki pemerintah.

"Hanya 20 persen dari IKN Nusantara bakal datang dari kantong pemerintah APBN. Itu berarti 80 persen akan datang dari berbagai sumber," kata Bambang dalam B20 Summit Indonesia 2022, Senin (14/11).

Utamakan Prinsip ESG

Untuk itu, pemerintah mempersilakan kontribusi dari sektor swasta guna membiayai proyek IKN Nusantara melalui skema public private partnership.

"Saya ingin menggarisbawahi, pengembangan IKN Nusantara akan mengikuti prinsip lingkungan, sosial, dan tata kelola (ESG). Jadi IKN Nusantara juga akan menarik bagi investor yang mencari investasi berkelanjutan," imbuhnya.

Lebih lanjut, Bambang pun menginformasikan, Pemerintah RI telah menyiapkan sejumlah paket insentif di IKN Nusantara. Antara lain, pemberian tax holiday untuk berinvestasi/pemindahan kantor, hingga insentif khusus untuk PPN.

"Saya bisa memastikan, tingkat insentif tersebut yang ditawarkan oleh IKN Nusantara akan jadi insentif terbaik di Indonesia," pungkas Bambang.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana

Sumber: Liputan6.com [idr]