Babel sediakan internet berkecepatan tinggi sukseskan G20 di Belitung

Pemerintah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung akan menyediakan layanan jaringan internet berkecepatan tinggi, guna menyukseskan pertemuan tingkat menteri G20 pada 7 hingga 9 September 2022.

"Kita akan menyediakan layanan internet berkecepatan tinggi yang dapat diakses seluruh peserta G20 di Belitung nanti," kata Penjabat (Pj) Gubernur Kepulauan Babel Ridwan Djamaluddin di Pangkalpinang, Selasa.

Ia mengatakan, dalam menyukseskan G20 di Pulau Belitung ini, seluruh elemen pemangku kepentingan harus saling mendukung dimulai dari tingkat pusat hingga daerah, termasuk keterlibatan masyarakat umum di tingkat domestik sesuai dengan tupoksinya.

Baca juga: Pemprov Babel mantapkan persiapan G20 di Pulau Belitung

Diskominfo ditugaskan untuk memastikan jaringan internet, penyebarluasan informasi di website pemerintah terkait G20 dan bertanggung jawab terhadap kegiatan jurnalis yang akan meliput kegiatan.

"Ini kegiatan besar dan semoga akan membawa dampak yang besar bagi masyarakat Babel," ujarnya.

Kepala Bidang Aplikasi Informatika Diskominfo Belitung Apdian Mudie Priyambudi mengatakan Diskominfo berkoordinasi dengan pihak Internet Service Provider (ISP) untuk menyiapkan kelancaran koneksi internet di dua lokasi Hotel Sheraton di Sijuk sebagai lokasi utama acara dan Media Center KTT G20 di Tanjung Pandan.

Baca juga: Menparekraf: SDM Bangka Belitung siap sambut perhelatan G20

"Pihak ISP sudah menyanggupi untuk kecepatan internet 400 Mbps di Hotel Sheraton, namun saat in baru 20 Mbps sehingga harus ditingkatkan lagi sekitar 380 Mbps ," ujarnya.

Ia mengatakan kecepatan internet yang dibutuhkan di lokasi Media Center pelaksanaan Pertemuan Tingkat Menteri G20 sebesar 100 Mbps.

"Kami terus mempersiapkan ini dan ditargetkan rampung pada Juli 2022," katanya.

Baca juga: Belitung Timur promosikan destinasi wisata geosit di ajang G20

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel