Babinsa Kodim 1715/Yahukimo dampingi pelatihan masyarakat di Nduga

Bintara Pembina Desa Kodim 1715 Yahukimo mendampingi 30 peserta pelatihan perikanan yang dilaksanakan Pemerintah Kabupaten Nduga di Kenyam, Papua, yang dibuka Pj Bupati Nduga, Namia Gwijangge.

Baca juga: Bintara Otsus diminta jadi motivator pembangunan di Papua

Komandan Kodim 1715/Yahukimo, Letnan Kolonel Infantri Johanis V Tethool, di Kenyam, Kabupaten Nduga, Sabtu, mendukung pelatihan kepada masyarakat guna meningkatkan perekonomian masyarakat. Wilayah Kodim 1715/Yahukimo di Papua meliputi Kabupaten Yahukimo, Kabupaten Nduga, dan Kabupaten Pegunungan Bintang.

"Nanti materi yang dilatihkan diterapkan maka hasilnya dapat memenuhi memenuhi kebutuhan di Kenyam bahkan bisa dijual ke distrik lain untuk memenuhi kebutuhan masyarakat dengan harga terjangkau," katanya.

Baca juga: Babinsa Supiori Utara komunikasi sosial dengan warga

Untuk mempercepat proses pelatihan maka bintara pembina desa akan mendampingi para peserta hingga nanti dapat diterapkan di lapangan.

Gwijangge mengakui bertujuan pelatihan untuk memberikan ilmu pengetahuan cara mengelola usaha perikanan agar dapat memberikan sumber pemasukan.

Baca juga: Babinsa 1708-05 amankan kunjungan bupati Biak Numfor

Potensi perikanan di Kabupaten Nduga ini sangat luar biasa dan diharapkan kebutuhan ikan di Nduga dapat dipenuhi petani ikan. "Potensi perikanan di Nduga sangat bagus dan bisa dikembangkan untuk mendongkrak perekonomian masyarakat sehingga diharapkan masyarakat mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh," katanya.

Baca juga: Babinsa Supiori bantu warga haluskan sagu dengan mesin penggiling

Baca juga: Kasad tanggung biaya sekolah dua putra babinsa yang tertembak di Papua

Baca juga: Jenderal Dudung melayat ke makam babinsa yang wafat tertembak di Papua

Baca juga: Kasad perintahkan kejar pelaku penembakan Babinsa di Papua

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel